HALOJEMBER– SMKN 2 Jember tidak berhenti memberikan ilmunya ke khalayak, termasuk ke warga binaan Lapas Jember. Bila sebelumnya, transfer ilmu bidang pertukangan kayu dan kontruksi baja ringan, maka kini teknik pengelasan.
Pembukaan pelatihan pengelasan kepada warga binaan tersebut dilangsungkan di Aula Lapas Jember, kemarin (2/5). Kepala SMKN 2 Jember Edi Setyono kembali menyapa warga binaan, karena pada Maret lalu mendapatkan ilmu pertukangan kayu.
“Dua bulan lalu saya ke sini (Lapas, Red) menutup acara pelatihan pertukangan kayu. Sekarang ke sini lagi. Semoga pelatihan dari SMKN 2 Jember bermanfaat di kehidupan bermasyarakat setelah bebas nanti,” terangnya.
Edi menambahkan, SMKN 2 Jember adalah sekolah vokasi yang memiliki banyak keahlian. Pihaknya pun merasa senang, keilmuan yang dimiliki oleh SMKN 2 Jember itu berguna, khususnya untuk warga binaan Lapas Jember. Mantan kepala SMKN 7 dan SMKN 8 Jember itu berharap, setelah bebas nanti warga binaan bisa memiliki skill untuk memulai usaha atau bekerja.
Kalapas Jember Hasan Basri mengatakan, pelatihan dengan SMKN 2 Jember ini sangat bagus untuk memberikan ilmu dan skill yang akan bermanfaat di kehidupan bermasyarakat nantinya. Sehingga, saat bebas nanti ilmu yang didapat dari pelatihan bisa menjadi hal dasar memulai usaha dan lainnya.
“Pelatihan ini tidak hanya teori saja, tapi praktek. Itulah yang membuat saya senang. Dalam pelatihan dari SMKN 2 Jember sebelumnya juga ada prakteknya,” tuturnya. (ika/dwi)
Editor : Halo Jember