HALOJEMBER - KAI (Kereta Api Indonesia) meluncurkan kereta api baru sejak 19 September 2024 yang diproduksi oleh PT Industri Kereta Api (INKA) di Madiun.
KA Logawa dahulunya, menyediakan kereta Kelas Bisnis dan Kelas Ekonomi dengan sandaran yang tegak.
Namun, Kereta Logawa terbaru menggunakan susunan jenis Stainless Steel New Generation.
Menurut Cahyo Widiantoro sebagai Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember mengatakan, bahwa penggunaan kereta produksi dari PT INKA adalah bentuk dukungan KAI terhadap industri manufaktur dalam negeri.
Baca Juga: Seberapa Ganas Selat Bali? Berikut Catatan Kejadian Aneh Lautan Penghubung Pulau Jawa dan Pulau Bali
PT INKA turut mengajak industri kecil dalam negeri yang lain, sehingga pemesanan kereta api yang dilakukan oleh KAI pada PT INKA juga membantu industri nasional.
Fasilitas yang disediakan tentu memiliki keunggulan yang cukup beragam, yakni KA Logawa menyediakan 72 tempat duduk jenis captain seat yang sebelumnya terdapat 106 tempat duduk dan 64 tempat duduk jenis long seat.
Total kapasitas KA Logawa menjadi 576 tempat duduk. Selain itu, kereta ini disediakan USB dibawah handrest yang mampu dimanfaatkan untuk mengisi daya gawai milik penumpang.
KA Logawa baru dilengkapi dengan Corrugated bellow di sambungan antar kereta yang mampu mengurangi kebisingan supaya penumpang merasa lebih nyaman selama perjalanan.
Baca Juga: Kok Bisa Kereta Logawa ‘Nyangkut’ di Terowongan Garahan. Berikut Sejarah KA Logawa
Pintu yang diperbarui dengan fitur otomatis hanya dengan menekan tombol, penumpang tidak diperbolehkan untuk membuka pintu secara manual.
Tentu dengan hadirnya fasilitas yang lebih bagus ini KAI berharap penumpang terkesan selama melakukan perjalanan.
KA Logawa Tersendat di Terowongan Garahan
Selain fasilitas yang diperbarui, KAI juga melakukan perubahan rute yang lebih panjang.
Sebelumnya, rute KA Logawa Purwokerto-Jember, kini menjadi Purwokerto Banyuwangi Jawa Timur, dengan kereta generasi baru.
Rencananya di 2025 rute itu akan dilaksanakan rute Stasiun Purwokerto hingga ke Stasiun Ketapang, Banyuwangi.
Sebelum dilakukan perpanjangan rute, KAI melakukan uji coba terlebih dahulu tepatnya Selasa (7/01/2025).
Saat pengujian, KA Logawa Stainless Steel New Generation sempat tersendat di terowongan Garahan, Jawa Timur.
Jarak yang terlalu dekat, bahkan hampir menyentuh dengan dinding terowongan akan berpotensi merusak kereta. Ramai postingan foto dan video di media sosial tentang masalah uji coba yang gagal ini.
Salah satu cuitan di X oleh akun @r*y**lz mengtweet “Buat rute baru untuk KA Logawa, tapi gak diukur dulu kalo gerbong-nya ternyata terlalu besar untuk ukuran terowongan yang umurnya sudah ratusan tahun”.
Beragam cuitan yang saling menyalahkan, seperti menyalahkan pihak KAI, pihak PT INKA sebagai produsen kereta, bahkan ada yang menyalahkan Daendels karena membangun terowongan 200 tahun
Editor : Halo Jember