HALO JEMBER, jawapos.com - Setiap membuka pendaftaran CPNS selalu banyak peminat. Terlalu banyak pelamar CPNS tersebut juga tidak jarang server CPNS down atau eror.
Ternyata diketahui, ada beberapa instansi pemerintah yang justru minim jumlah pelamarnya. Artinya, tingkat persaingan untuk lolos CPNS semakin besar.
Berikut adalah daftar 10 kementerian dan lembaga pusat dengan pelamar terendah dalam seleksi CPNS 2024:
Sekretariat Jenderal MPR
Formasi: 25
Pelamar: 174
Sekretariat Jenderal Komnas HAM
Formasi: 38
Pelamar: 189
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)
Formasi: 61
Pelamar: 203
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)
Formasi: 65
Pelamar: 279
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Formasi: 500
Pelamar: 328
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)
Formasi: 53
Pelamar: 380
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
Formasi: 194
Pelamar: 470
Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas)
Formasi: 63
Pelamar: 516
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam)
Formasi: 86
Pelamar: 609
Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial
Formasi: 145
Pelamar: 653
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kurangnya pelamar CPNS pada instansi pemerintahan. Salah satunya enggan untuk bekerja di instansi pemerintahan pusat.
Dari daftar di atas diketahui, semuanya adalah instansi pemerintah pusat. Mulai dari tingkat kementerian, seketariat jendral, hingga badan.
Rendahnya pelamar di instansi pusat, karena para pelamar yang telah berkeluarga, apalagi telah memiliki anak enggan meninggalkan kota atau daerahnya.
Namun, bagi yang baru lulus kuliah dan belum keluarga ataupun pasangan muda. Tidak memiliki beban untuk kerja jadi CPNS di pemerintahan pusat.
Selain itu, rendahnya minat pelamar pada instansi tertentu antara lain kurangnya informasi mengenai tugas dan fungsi instansi, lokasi penempatan yang kurang strategis, serta persyaratan khusus yang ditetapkan.
Misalnya, BRIN membuka 500 formasi namun hanya menarik 328 pelamar, kemungkinan karena spesifikasi teknis yang dibutuhkan cukup tinggi.
Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN, Satya Pratama, menyatakan bahwa instansi dengan pelamar sedikit memberikan peluang lebih besar bagi peserta untuk lolos seleksi.
"Pelamar bisa mempertimbangkan instansi yang sepi peminat untuk meningkatkan peluang lolos seleksi," ujar Satya.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa pelamar harus tetap memenuhi kualifikasi dan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing instansi.
Penulis: Zahra Fadia Siti Haliza
Editor : Halo Jember