KEPATIHAN, Halo Jember — Dunia pendidikan Jember kembali mencatatkan prestasi gemilang.
Sebanyak 22 siswa terbaik dari berbagai SMA dan SMK di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Jember resmi diberangkatkan untuk mengikuti ajang internasional SEAMEO Science Olympiad (SEASO) 2025 yang akan digelar di Penang, Malaysia.
Kompetisi bergengsi tingkat Asia Tenggara ini akan berlangsung pada 18 hingga 25 Mei mendatang.
Pelepasan delegasi dilakukan langsung oleh jajaran Cabdin Wilayah Jember yang turut memberikan semangat dan dukungan penuh kepada para peserta.
Kepala Seksi SMA dan PKPLK Cabdin Wilayah Jember, Cahya Budi Laksana menjelaskan, keberangkatan ini merupakan hasil dari proses seleksi dan pembinaan yang ketat.
“Delegasi akan berkompetisi sejak 18 Mei hingga 25 Mei mendatang. Kami berharap mereka bisa membawa pulang medali emas untuk Indonesia,” ujarnya.
Para peserta merupakan pelajar-pelajar terpilih yang telah melewati tahap seleksi akademik dan non-akademik yang komprehensif.
Mereka juga telah menjalani pembinaan intensif oleh tim akademik dan pembimbing profesional.
“Kami sangat bangga dengan perjuangan para siswa ini. Mereka adalah representasi semangat juang pendidikan Jember yang terus berkembang ke arah global,” tambahnya.
Baca Juga: SMKN 5 Jember Catatkan Rekor, 103 Siswa Lolos SNBP 2025,Paling Banyak Se-Jember dan Lumajang
SEASO sendiri merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh SEAMEO Regional Centre, yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara Asia Tenggara untuk berkompetisi di bidang sains.
Selain sebagai ajang unjuk prestasi akademik, kompetisi ini juga menjadi sarana pertukaran budaya antarbangsa dan pembentukan karakter generasi muda yang tangguh.
Pihakanya juga menekankan bahwa keterlibatan siswa-siswa Jember dalam ajang internasional ini menunjukkan kualitas pendidikan di daerah yang semakin kompetitif.
Ia berharap, capaian ini akan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Jember untuk terus berinovasi dalam membina potensi siswa.
“Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan bahwa Jember tidak kalah dalam hal sumber daya manusia unggul di tingkat Asia Tenggara,” tegasnya.
Selain pembekalan akademik, para siswa juga mendapatkan pelatihan terkait budaya internasional, etika global, serta wawasan kebangsaan sebagai bekal selama berada di luar negeri.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa siswa tidak hanya berprestasi di bidang sains, tetapi juga mampu menjadi duta budaya dan bangsa yang membanggakan. (dhi/bud)
Editor : Sidkin