SUMBEREJO, Radar Jember – Beberapa pekan ini cuaca ekstrem masih terjadi.
Ombak besar di pantai selatan belum bersahabat, sehingga sangat-sangat berbahaya bagi siapa saja yang mandi, sekali pun di pinggir.
Seperti di pantai Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, kemarin.
Pengunjung yang datang berlibur ke pantai hanya terlihat duduk-duduk.
Sebagian pengunjung yang membawa anaknya terpantau tetap bermain di pinggir pantai, meskipun ombaknya besar.
Liburan sekolah yang juga bersamaan dengan libur dengan tahun baru Islam dimanfaatkan warga untuk ke pantai.
Ombak terlihat besar, sehingga pengunjung terpaksa hanya duduk di warung.
Namun sebagian pengunjung sembari menemani anaknya bermain air di pinggir pantai.
Di lokasi, ada pemilik warung yang terlihat ikut melarang pengunjung, agar tidak mandi di pinggir gunung Sruni. Ini karena ombaknya besar.
Sehingga pengunjung hanya terlihat duduk di warung sambil memesan makanan dan minuman.
Sulaiman, 60, warga asal Kecamatan Genteng, Banyuwangi mengaku memang ingin tau pantai Payangan.
“Ternyata sampai di sini ombaknya besar, terpaksa melihat indahnya pantai saja, karena viral di media sosial,” katanya.
Dia datang bersama keluarganya, setelah silaturahmi dengan saudaranya, di Kecamatan Gumukmas.
“Saya baru tau pantai Payangan sekarang ini,” kata Sulaiman ditemani istrinya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, ombak di Payangan kemarin memang besar.
Bahkan, air laut naik di sekitar warung yang ada di pinggir pantai.
Dengan kondisi ombak yang besar, pengunjung tidak ada yang berani mandi dan para pedagang juga melarang pengunjung mandi. (jum/nur)
Editor : Sidkin