MOJOKERTO, Halojember.jawapos.com - Ratusan siswa dan santri di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto diduga keracunan massal setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat, (9/1/2026).
Gejala awal mulai dirasakan para siswa beberapa jam setelah menyantap makanan yang dibagikan di sekolah dan pondok pesantren.
Para korban mengeluhkan mual, muntah, pusing, demam, dan diare secara bersamaan.
Kondisi tersebut memicu kepanikan karena keluhan kesehatan dialami oleh banyak siswa dalam waktu hampir bersamaan.
Sebagian siswa mulai dibawa ke puskesmas terdekat pada Jumat malam. Jumlah pasien terus bertambah hingga Sabtu dini hari.
Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto kemudian membuka posko kesehatan di lokasi terdampak.
Menu MBG yang dikonsumsi para siswa diketahui berupa soto ayam lengkap dengan lauk pendamping.
Distribusi makanan dilakukan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sejumlah sekolah dan pondok pesantren di wilayah Kutorejo.
Situasi semakin serius setelah rumah sakit menerima lonjakan pasien dengan keluhan serupa.
Petugas kesehatan kemudian menyimpulkan adanya dugaan keracunan makanan secara massal.
“Gejala yang muncul relatif sama dan waktunya berdekatan setelah mengonsumsi makanan MBG,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Dyan Anggrahini Sulistyowati.
Baca Juga: Keracunan Massal Terulang Lagi, Pemerintah Sebut Tak Akan Hentikan Program MBG
Pemerintah daerah langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan instansi terkait untuk penanganan awal kasus ini.
Editor : Sidkin