NGAWI, Halojember - Kecelakaan maut melibatkan Bus Indorent rute Jakarta–Malang terjadi di ruas Tol Ngawi, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026) pagi.
Insiden tersebut mengakibatkan satu orang pramugari meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Kilometer 566, tepatnya di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Bus menghantam truk bok di depannya sebelum akhirnya terguling dan masuk ke parit di tepi jalan tol.
Berikut lima fakta kecelakaan Bus Indorent di Tol Ngawi yang dirangkum dari berbagai keterangan di lapangan.
1. Berawal dari Upaya Mendahului
Sebelum tabrakan terjadi, bus dilaporkan mencoba mendahului kendaraan dari sisi kiri.
Namun manuver tersebut diduga dilakukan tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas di depan.
Akibatnya, bagian belakang truk bok tertabrak hingga bus kehilangan kendali.
Benturan keras membuat bus terguling dan terperosok ke parit di pinggir tol.
2. Satu Pramugari Meninggal Dunia
Kecelakaan ini menyebabkan seorang pramugari bus meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Naura Rindha Cantika (21), warga Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk keperluan visum.
Sementara itu, sopir truk bok dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
3. 32 Penumpang Jalani Perawatan
Sebanyak 32 penumpang mengalami luka akibat benturan keras saat bus terguling.
Para korban langsung dilarikan ke RS At Tin Husada dan RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis.
Mayoritas korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan, dan kaki.
Petugas medis masih melakukan observasi terhadap kondisi para korban.
4. Detik-Detik Evakuasi Penumpang
Suasana panik sempat terjadi di dalam bus setelah kendaraan masuk ke parit.
Salah satu penumpang, Yoyok Suwarno, menyebut para penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan memecahkan kaca.
“Penumpang panik dan keluar dari dalam bus dengan cara memecahkan kaca,” ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung dramatis sebelum seluruh korban berhasil dikeluarkan dari badan bus.
5. Diduga Sopir Mengantuk
Bus ini dikemudikan Achmad Fajrin Dermawan (35), warga Desa Trayeman, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.
Polisi menduga kecelakaan dipicu karena sopir dalam kondisi mengantuk saat mengemudi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Iptu Agus Harianto mengatakan kendaraan melaju dari arah barat ke timur sebelum menabrak truk bok.
“Bus melaju dari arah barat ke timur, menyalip dari sisi kiri dan menabrak truk bok hingga terguling ke parit. Dugaan sementara sopir mengantuk. Total 32 korban luka saat ini dirawat di rumah sakit,” jelasnya.*
Editor : Sidkin