Halojember – Informasi soal kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Jember ramai beredar di tengah masyarakat, Kamis (5/3).
Dalam pesan yang beredar grup WhatsApp warga, disebutkan sejumlah SPBU tidak lagi menyediakan Pertalite, di antaranya SPBU Tegal Besar dan SPBU Jalan Ahmad Yani.
Informasi tersebut menyebar luas melalui berbagai grup WhatsApp warga hingga komunitas di Facebook. Pesan yang beredar menyebut stok Pertalite di sejumlah SPBU sudah habis sejak pagi hari.
Isu tersebut mencuat di tengah situasi geopolitik global yang sedang memanas.
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang disebut berdampak pada jalur distribusi energi dunia membuat sebagian masyarakat khawatir terhadap pasokan BBM.
Kekhawatiran itu juga dipicu pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang sebelumnya menyebut kemampuan cadangan BBM nasional berada di kisaran sekitar 20 hari.
Informasi itu kemudian memicu spekulasi di masyarakat hingga muncul kekhawatiran akan terjadi kelangkaan.
Di sejumlah daerah bahkan muncul kabar masyarakat melakukan panic buying. Salah satunya dilaporkan terjadi di Aceh setelah isu serupa beredar di media sosial.
Namun setelah dilakukan penelusuran dan konfirmasi, informasi kelangkaan BBM di Jember dipastikan tidak benar.
Ketua Hiswana Migas DPC Besuki Iqbal Wilda Fardana menegaskan stok BBM di wilayah Jember dan sekitarnya masih dalam kondisi aman.
Menurut Iqbal, distribusi BBM dari depot ke SPBU tetap berjalan normal. Karena itu masyarakat diminta tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya.
“Stok masih aman, terkendali dan normal. Informasi yang beredar itu tidak benar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan.
Panic buying justru berpotensi menimbulkan antrean panjang dan kelangkaan semu di SPBU.
“Jangan sampai masyarakat termakan hoaks lalu membeli berlebihan. Itu yang justru bisa membuat stok cepat habis di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, pengawas SPBU Tegal Besar Priyono menyampaikan kondisi serupa. Menurutnya, ketersediaan Pertalite di SPBU tersebut sebenarnya masih ada.
Hanya saja, layanan pengisian sempat terhenti karena mesin dispenser mengalami kerusakan dan sedang dalam proses perbaikan.
“Kalau di Tegal Besar ada stok sekitar 8 kiloliter, hanya mesin masih rusak dan sedang diperbaiki,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp.
Hingga Rabu siang, distribusi BBM di sejumlah SPBU di Jember dilaporkan tetap berjalan normal.
Pihak pengelola SPBU dan Hiswana Migas pun memastikan pasokan masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.(yul)
Editor : Yulio Faruq Akhmadi