HaloJember – Aduh, ini bagaimana? Banyak dapur makan bergizi gratis alias Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau belum punya SLHS.
Jumlahnya dapur yang belum mengantongi SPPG tak main-main, ada sekitar 50 SPPG di seluruh Kabupaten Jember.
Padahal SLHS menjadi syarat mutlak untuk menjamin keamanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan kepada ribuan siswa.
Fakta di lapangan, Satgas MBG Jember menemukan kendala sertifikasi berakar dari buruknya kualitas lingkungan.
Selain itu, buruknya sumber air di lokasi-lokasi dapur MBG atau SPPG.
Beberapa dapur gagal berkali-kali dalam uji kelayakan air karena kandungan mineral yang berbahaya.
Artinya tidak memenuhi standar kesehatan untuk pengolahan pangan masal.
Ketua Satgas MBG Jember Ahmad Helmi Luqman menyebut, ada dapur yang sampai tiga kali gagal, meskipun sudah pindah-pindah sumur.
"Bahkan di satu kecamatan ada yang sampai tiga kali gagal dan harus pindah titik sumur karena kualitas airnya mengandung mangan dan tidak higienis," kata setelah acara koordinasi Bupati Gus Fawait dengan para kepala Dapur MBG se-Jember, Senin (2/03) malam. (mau/nur)
Editor : Hariri HJ