HaloJember - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang tanggal 9 April 2026 telah memicu serangkaian bencana hidrometeorologi di Kabupaten Jember. Terutama tanah longsor dan pohon tumbang yang merusak rumah warga, dan sebagian lampu PLN sempat padam.
Berikut rincian dampak kerusakan terbaru yang dilaporkan pada 9 April 2026:
1. Tanah Longsor dan Jalan Ambles
Dusun Tetelan, Desa Seputih (Mayang): Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah menjadi labil, mengakibatkan jalan aspal menuju area perkebunan ambles. Kejadian ini mengganggu akses transportasi petani dan kendaraan pengangkut hasil bumi.
Kelurahan Kepatihan (Kaliwates): Dilaporkan terjadi insiden tanah longsor dan pohon tumbang di wilayah RT 03 RW 01 akibat curah hujan tinggi dan angin kencang.
2. Kerusakan Rumah Warga
Sementara sebelumnya, di Desa Banjarsari Kecamatan Bangsalsari, Rumah milik Bapak Misni di Dusun Dukuh I mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap (termasuk kamar dan ruang tamu) setelah tertimpa pohon tumbang.
Dinsos PPPA Jember telah menyalurkan bantuan logistik untuk penanganan darurat hari ini.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Porak-porandakan 4 Kecamatan di Jember, Ini Dampaknya
3. Peringatan Dini dan Wilayah Waspada
BMKG mengeluarkan peringatan dini pada siang hari ini (9/4) untuk potensi hujan sangat lebat disertai kilat dan angin kencang yang dapat meluas di wilayah Kecamatan Kalisat dan Kecamatan Sukowono.
Tim Reaksi Cepat dari BPBD Jember terus melakukan kaji cepat di berbagai titik terdampak untuk memastikan keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas.
Editor : Hariri HJ