HALOJEMBER – Musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi kembali mencatatkan kisah mengharukan sekaligus inspiratif.
Di tengah antrean panjang jemaah lanjut usia, seorang remaja putri berusia 15 tahun tercatat sebagai salah satu calon jemaah haji (CJH) termuda yang berangkat dari Sumatera Barat.
Remaja tersebut bernama Latifa Syafvina Putri Zuhrizal. Latifa, yang tercatat sebagai warga Kota Padang.
Dia tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 yang mulai masuk Embarkasi Haji Padang pada Kamis (23/4/2026).
Gantikan Orang Tua yang Wafat
Latifa berangkat ke Tanah Suci bukan untuk mendampingi, melainkan untuk menggantikan posisi kedua orang tuanya yang seharusnya berangkat pada Kloter 1 tahun ini.
Menurut Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, pelimpahan porsi haji ini dilakukan karena orang tua Latifa meninggal dunia sebelum waktu keberangkatan.
"Penggantian itu dikarenakan orang tua yang bersangkutan meninggal dunia sehingga mengalihkan kepada anaknya. Sesuai ketentuan undang-undang, syarat pengganti minimal berusia 13 tahun, dan Latifa memenuhi syarat tersebut," ujar M. Rifki, Kamis (23/4/2026), kepada sejumlah wartawan.
Baca Juga: Haji Aman dan Mabrur: Panduan Niat, Doa Naik-Turun Pesawat bagi Jemaah Haji Jember & Indonesia 2025
Kesiapan dan Dukungan Keluarga
Meskipun harus berangkat di usia yang masih sangat muda dan menggantikan kedua orang tuanya.
Latifa menunjukkan ketegaran dan kesiapan fisik serta mental untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
Latifa berangkat bersama keluarga besarnya yang lain untuk menunaikan amanah orang tuanya di Tanah Suci.
Latifa menjadi sorotan, terutama di wilayah Sumatera Barat, sebagai salah satu jemaah yang berangkat pada usia belia bersama dengan jemaah tertua tahun ini, Ranyam Jamaan Arif (85 tahun) dari Kota Padang.
Keberangkatan Latifa dan jemaah haji kloter pertama ini menandai dimulainya rangkaian ibadah haji Indonesia tahun 2026.
Editor : Hariri HJ