HALOJEMBER - Krisis integritas di lembaga pengelola gizi tersebut, membuat Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah diskresi tegas dengan mencopot jabatan Dadan Hindayana cs dari kepala BGN.
Selain itu juga mencopot seluruh pimpinan lama demi kelancaran proses hukum di Kejagung.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut penataan ulang organisasi dilakukan secara kilat melalui penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) per 3 Juni 2026.
Struktur pimpinan baru BGN yang ditunjuk Presiden:
1. Kepala BGN: Nanik S. Deyang (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, dipromosikan untuk menggantikan posisi Dadan Hindayana).
2. Wakil Kepala BGN: Agustina Arumsari
3. Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI Trenggono
Menurut keterangan resmi Mensesneg di Kompleks Istana Kepresidenan, pimpinan baru ini sudah sah menjabat secara administrasi dan hukum sejak awal pekan ini.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan melantik jajaran pimpinan BGN yang baru tersebut pada Senin, 8 Juni 2026 secara langsung di Istana Negara.
Langkah evaluasi dan reshuffle kepengurusan ini diambil pemerintah untuk memperkuat fungsi pengawasan (SOP).
Selain itu, untuk menjamin akuntabilitas tata kelola keuangan, serta memastikan hak asupan makanan sehat bagi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia tetap berjalan tanpa hambatan sirkulasi anggaran.
Editor : Hariri HJ