Bupati Jember Gus Fawait Buka Suara soal Antrean Panjang BBM di SPBU, Ini Penjelasannya

Sidkin • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 09:16 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait buka suara soal antrean BBM di SPBU yang masih banyak terjadi. (Sidkin/Halojember)
Bupati Jember Muhammad Fawait buka suara soal antrean BBM di SPBU yang masih banyak terjadi. (Sidkin/Halojember)

 

JEMBER, Halojember - Pemerintah Kabupaten Jember memastikan antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir bukan dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).

Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut antrean terjadi akibat distribusi BBM ke SPBU yang sempat mengalami hambatan sehingga pasokan datang lebih lambat dari biasanya.

Untuk memastikan persoalan tersebut, Fawait terlebih dahulu melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU secara tertutup.

Langkah itu dilakukan agar pemerintah mendapatkan gambaran kondisi sebenarnya di lapangan, sebelum mengambil langkah koordinasi dengan pihak terkait.

Baca Juga: Antrean BBM Mengular di Sejumlah SPBU Jember, Pertalite hingga Pertamax Sulit Didapat

Dari hasil pemantauan tersebut, Fawait mengakui memang terdapat antrean kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, di beberapa SPBU. 

Kondisi itu langsung ditindaklanjuti melalui pertemuan bersama perwakilan Sales Branch Manager (SBM) serta Depo Pertamina Banyuwangi di Pendapa Wahyawibawagraha Kabupaten Jember, Minggu (6/9/2026) malam.

"Saya langsung turun ke bawah memantau kondisi riil di SPBU-SPBU yang ada di Kabupaten Jember. Memang di beberapa SPBU terjadi antrean. Karena itu kami langsung berkoordinasi dengan pihak Pertamina," ujar Fawait.

Dalam koordinasi tersebut, Pertamina menyampaikan bahwa ketersediaan BBM untuk Kabupaten Jember dalam kondisi aman.

Baca Juga: Atasi Antrean SPBU di Jember, Pertamina Tambah Alokasi BBM 100 Ribu Liter

Tidak terdapat persoalan pada stok nasional, namun antrean muncul karena adanya hambatan pada jalur distribusi yang membuat pengiriman BBM ke sejumlah SPBU mengalami keterlambatan.

Untuk mempercepat penanganan, Pertamina telah menambah penyaluran BBM jenis Pertalite dan Pertamax sebanyak 100 ribu liter atau 100 kiloliter ke Kabupaten Jember dalam dua hari terakhir. Tambahan pasokan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurai antrean kendaraan di SPBU.

Fawait juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan akibat informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, aksi panic buying justru dapat membuat antrean semakin panjang.

"Masyarakat tidak perlu panik. Ini beda dengan kasus-kasus dulu yang dipengaruhi kondisi global. Ini murni kendala proses distribusi dan pengiriman. Stok BBM nasional maupun untuk daerah Jember aman," tegas Fawait.

Pemerintah Kabupaten Jember bersama Pertamina akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi distribusi BBM di lapangan. Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dan pelayanan di SPBU kembali berjalan normal.*

Editor : Sidkin
Antrean SPBU mengular kendala distribusi bbm Gus Fawait antrean bbm bbm