HaloJember – Isu mengenai delapan negara Eropa yang disebut mempertimbangkan mundur dari 2026 FIFA World Cup memunculkan berbagai spekulasi.
Negara-negara yang masuk dalam rumor tersebut antara lain England, Germany, France, Spain, Italy, Portugal, Netherlands, dan Norway.
Meski hingga kini belum ada keputusan resmi dari federasi sepak bola negara-negara tersebut, wacana itu memunculkan pertanyaan lain, siapa yang justru diuntungkan jika delapan negara besar itu benar-benar absen dari Piala Dunia 2026?
Peluang Negara Non-Eropa Terbuka Lebar
Jika negara-negara elite Eropa tersebut mundur, slot peserta dari zona Eropa akan kosong.
Dalam kondisi tersebut, FIFA kemungkinan harus mengisi kekosongan dengan negara lain melalui jalur kualifikasi tambahan atau undangan khusus.
Situasi ini bisa membuka peluang bagi negara-negara yang sebelumnya gagal lolos kualifikasi, terutama dari kawasan Asia, Afrika, dan Amerika Utara.
Dengan format baru yang melibatkan 48 tim, Piala Dunia 2026 memang memberi lebih banyak tempat bagi negara dari berbagai konfederasi.
Negara Asia Berpotensi Diuntungkan
Konfederasi Sepak Bola Asia atau Asian Football Confederation menjadi salah satu kawasan yang berpotensi diuntungkan jika slot tambahan tersedia.
Negara-negara yang biasanya berada di peringkat menengah Asia berpeluang mendapatkan kesempatan tampil di panggung dunia jika jumlah peserta bertambah.
Selain itu, peluang negara Asia untuk melangkah lebih jauh juga meningkat apabila beberapa raksasa Eropa benar-benar tidak ikut bertanding.
Persaingan Juara Bisa Berubah
Absennya negara seperti England, France, atau Germany juga akan mengubah peta persaingan juara.
Tim-tim kuat dari Amerika Selatan seperti Brazil national football team dan Argentina national football team bisa menjadi kandidat yang lebih dominan jika pesaing utama dari Eropa berkurang.
Begitu pula negara tuan rumah seperti United States, Canada, dan Mexico yang berpotensi mendapat keuntungan dari berkurangnya kekuatan tradisional Eropa.
Masih Sebatas Spekulasi
Meski berbagai skenario mulai dibahas, hingga saat ini kabar mengenai delapan negara yang disebut akan mundur dari Piala Dunia 2026 masih sebatas wacana.
FIFA sendiri tetap melanjutkan persiapan turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 tersebut.
Jika benar terjadi, absennya negara-negara besar Eropa tidak hanya akan mengubah komposisi peserta, tetapi juga dapat mengubah peta kekuatan sepak bola dunia di turnamen empat tahunan tersebut.
Editor : Yulio Faruq Akhmadi