JEMBER, Halojember – Pengembangan induk organisasi olahraga (inorga) hingga tingkat desa menjadi salah satu prioritas kepengurusan baru Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jember periode 2025–2030. Langkah itu sekaligus dipersiapkan untuk menyambut Jember sebagai tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi (Forprov) III Jawa Timur yang akan digelar tahun ini.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pelantikan dan pengukuhan Pengurus KORMI Jember periode 2025–2030 di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin malam (27/7/2026). Kepengurusan baru menargetkan olahraga masyarakat tidak hanya berkembang di pusat kota, tetapi juga tumbuh hingga pelosok desa melalui penguatan komunitas dan inorga.
Ketua KORMI Jember Tri Basuki mengatakan, pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan awal untuk memperkuat olahraga masyarakat di Jember. Salah satu fokus utamanya ialah menghidupkan dan mengembangkan inorga melalui pembinaan komunitas, pelatihan instruktur, hingga penguatan organisasi menjelang Forprov III Jatim.
"Inorga adalah rumah bagi komunitas. Kami ingin memfasilitasi pembinaan mereka sekaligus menjadikan Forprov sebagai ajang silaturahmi dan kebangkitan olahraga masyarakat di Jember," ujarnya.
Baca Juga: Terpilih Aklamasi, Tri Basuki Kembali Nakhodai KORMI Jember Periode 2025-2029
Selain pembinaan inorga, KORMI Jember juga menyiapkan gerakan olahraga hingga tingkat desa. Setiap kecamatan ditargetkan memiliki sedikitnya satu kegiatan olahraga masyarakat setiap bulan, mulai dari senam bersama, jalan sehat, permainan tradisional, hingga festival olahraga komunitas. Menurut Tri, olahraga rekreasi harus menjadi budaya yang hidup di seluruh wilayah Jember, bukan hanya di kawasan perkotaan.
"Kami ingin menjadikan KORMI sebagai rumah bersama, tempat semua orang bisa bergerak, sehat, dan bergembira tanpa memandang usia maupun latar belakang," katanya.
Ketua KORMI Jawa Timur Debi Sisilia Samoa menilai Jember memiliki modal besar untuk menjadi salah satu daerah penggerak olahraga masyarakat. Beragam inorga yang menaungi olahraga tradisional, olahraga kebugaran, hingga olahraga petualangan dinilai menjadi kekuatan yang perlu terus dikembangkan.
Karena itu, dia meminta seluruh pengurus baru merangkul setiap komunitas agar menjadi motor penggerak Program Indonesia Aktif yang dicanangkan KORMI Nasional.
Baca Juga: Tumbungkan Kreaivitas Dalam Olahraga dan Seni Melalui Kormi Got Talent Jember
Debi juga mendorong agar pembinaan olahraga tidak berhenti di pusat kota. Menurutnya, inorga harus aktif menjangkau desa dan kecamatan, sekaligus mengenalkan kembali olahraga tradisional kepada generasi muda agar semakin banyak masyarakat yang terbiasa hidup aktif.
"Jangan hanya berfokus di pusat kota. Bawa semangat olahraga untuk semua hingga desa dan kecamatan, sehingga masyarakat semakin aktif bergerak setiap hari," pesannya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan kegiatan olahraga masyarakat yang tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga menggerakkan perekonomian daerah. Dia mengapresiasi pengurus lama maupun pengurus baru KORMI Jember, seraya meminta setiap kegiatan yang mendapat dukungan pemerintah memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Saya mengucapkan selamat kepada pengurus KORMI yang baru dan terima kasih kepada pengurus sebelumnya. Ke depan, kalau mengadakan event yang didukung Pemkab, buatlah kegiatan yang memiliki efek domino atau multiplier effect, sehingga bukan hanya berdampak pada prestasi olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat," tegas Gus Fawait.*
Editor : Sidkin