HALOJEMBER.COM - Motor tiba-tiba menimbulkan percikan api, bahkan sampai terjadi kebakaran, sudah tahu apa penyebabnya? Ya, kondisi itu terjadi karena asal-asalan melakukan modifikasi.
Salah satunya yang terjadi di Jalan Slamet Riyadi, Desa Baratan, Kecamatan Patrang, Selasa (28/5) kemarin.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, belum ada keterangan penyebab kebakaran motor tersebut. Kebakaran pada motor biasanya terjadi karena korsleting listrik.
Baik karena terlalu banyak modifikasi maupun terjadinya kerusakan pada kabel arus listrik di sekitar tangki bahan bakar atau bensin.
Montir sekaligus pemilik bengkel motor Zainal Astraboy di Desa/Kecamatan Tempurejo mengatakan, korsleting listrik biasanya terjadi ketika ada kerusakan atau kerapuhan pada kabel, yang kemudian menimbulkan percikan api kecil.
“Yang rawan menimbulkan api besar ketika konsletnya di area keluarnya bahan bakar,” paparnya.
Zainal menyebut, kebakaran itu juga bisa terjadi karena adanya kebocoran pada tangki motor. Apalagi melakukan modifikasi kelistrikan yang berlebihan, hal ini juga menimbulkan risiko kebakaran.
Faktor terakhir yang bisa membuat motor terbakar adalah overheat, atau kondisi mesin motor menjadi terlalu panas.
Hal ini biasanya terjadi setelah motor dipakai untuk perjalanan jauh seperti touring atau mudik, dan kondisi sistem pendinginan motor mengalami masalah.
Kalau sudah muncul logo overheat yang indikatornya berwarna merah di panel instrumen, sebaiknya segera melipir dan matikan mesin motor agar suhunya menurun.
Kalau dipaksakan bisa jadi motor terbakar atau mogok. “Pahami kode informasi yang terdapat pada speedometer motor,” jelasnya.
Selain itu, jika dalam perjalanan jauh, alangkah lebih baiknya untuk mengontrol kesehatan kendaraan terlebih dahulu. Mulai dari mesin hingga arus listrik pada kendaraan. (dhi/c2/fid)
Editor : Halo Jember