HALOJEMBER - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sedang fokus pada penguatan pendidikan berintegritas dan kesejahteraan pekerja dalam rangkaian kegiatannya di awal Mei 2026.
Berikut kegiatan-kegiatan Gubernur Khofifah terbaru dan target yang ingin dicapai:
Baca Juga: Deretan Agenda Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa April 2026, Fokus Pendidikan dan Banyak Lagi
- Peluncuran 40 Sekolah Berintegritas: Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Gubernur Khofifah meluncurkan 40 SMA/SMK sebagai Sekolah Berintegritas guna mencetak generasi antikorupsi dan SDM yang berkarakter.
- Peringatan May Day & Paket Kebijakan Buruh: Menemui massa buruh pada 1 Mei 2026 dan menyepakati paket kebijakan strategis, termasuk bantuan perumahan murah melalui program BSPS.
- Rehabilitasi 33 Ribu Rumah (BSPS): Meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2026 bekerja sama dengan Kementerian PKP untuk merehab puluhan ribu rumah warga tidak mampu di Jawa Timur.
- Dukungan Badan Pengelola BUMD: Memberikan dukungan atas usulan pembentukan badan khusus pengelola BUMD guna mengoptimalkan pendapatan daerah, yang kini sedang menunggu persetujuan pemerintah pusat.
Baca Juga: Antisipasi Kemarau 2026, Gubernur Khofifah Instruksikan "Brigade Kekeringan" dan Pompanisasi Sawah
Target yang Akan Dicapai
Berdasarkan arah kebijakan pembangunan tahun 2026 dan 2027, Khofifah menargetkan pencapaian berikut:
1. Transformasi Digital & AI: Menyiapkan ekosistem digital agar UMKM Jatim bisa "naik kelas" dengan memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk efisiensi usaha.
2. Jawa Timur sebagai Pusat Talenta Nasional: Melalui program "Talenta Digital Jatim Mendunia", Khofifah menargetkan Jawa Timur menjadi co-creator talenta digital nasional untuk meningkatkan daya saing lulusan.
3. Pemerataan Infrastruktur Selatan: Mempercepat pembangunan Jalan Lintas Pantai Selatan (Pansela) yang telah mencapai lebih dari 62% untuk menghidupkan ekonomi di wilayah Selatan Jatim.
4. Kesejahteraan Sosial: Menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan melalui integrasi program perumahan layak huni dengan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Editor : Hariri HJ