LUMAJANG, Halo Jember – Keamanan tidak harus fokuskan ke kota. Desa hingga dusun juga perlu aman. Oleh karena itu, Pemkab Lumajang menggelontor anggaran sebesar Rp 43,15 miliar.
Puluhan miliar anggaran tersebut disalurkan ke pemerintah desa untuk pembangunan dusun sebesar Rp 50 juta per dusun.
Setidaknya ada 863 dusun dari 198 desa dan 21 kecamatan se-Lumajang.
Baca Juga: Ini Identitas 10 Terduga Pelaku Pembacokan Kades Pakel Lumajang
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, pencairan dana dusun sudah mulai disalurkan untuk meningkatkan keamanan hingga tingkatan terbawah.
"Dana dusun kami percepat pencairannya, untuk memastikan Lumajang aman," katanya.
Menurutnya, dana dusun yang digelontorkan Pemkab Lumajang akan masuk dalam anggaran dana desa (ADD) yang penggunaannya sudah ditentukan.
Baca Juga: Kades Pakel Lumajang yang Dibacok Minta Para Pelaku Tak Ditahan Polres Lumajang, Mengapa?
Fokus penggunaannya pada peningkatan keamanan di setiap dusun.
“Penggunaannya ditentukan, kami fokus untuk peningkatan keamanan, jadi bisa digunakan untuk honor linmas, CCTV, dan sebagainya," tambahnya.
Pemberian dana dusun merupakan bentuk komitmen Pemkab Lumajang untuk melakukan percepatan pembangunan dari tingkat desa.
"Program ini dalam rangka percepatan pembangunan di tingkat desa. Kalau desa aman dan maju, maka masyarakatnya sejahtera, otomatis ekonomi daerah akan ikut terangkat," pungkasnya. (son/dwi)
Editor : Sidkin