Halo Jember - Jemaah haji Indonesia merasakan nikmatnya makanan selama di Tanah Suci.
Sebab menu masakannya khas cita rasa nusantara.
Tak heran layanan konsumsi itu disambut baik oleh jemaah haji.
Tercatat sudah lebih dari 1,5 juta boks yang telah diberikan kepada jemaah haji Indonesia.
“Hingga hari ini, total sudah lebih dari 1,5 juta boks katering yang diberikan kepada jemaah haji. Sekitar 1,3 juta boks dibagikan di Madinah dan 200 ribu boks dibagikan di Makkah,” kata Kepala Bidang Katering Sutikno di Madinah, Rabu (14/5/2025).
Dia mengatakan, makanan yang berikan ke jemaah memiliki cita rasa khas nusantara.
Pengantarannya juga dilakukan sesuai waktu.
Dalam sehari, setiap jemaah mendapatkan tiga kali jatah makan.
“Diantarkan ke jemaah sesuai waktu penyajian untuk dinikmati bersama oleh jemaah, termasuk pasangan suami istri, orang tua dan anaknya, disabilitas, serta lansia bersama para pendampingnya,” terangnya.
Setiap hari, kata Sutikno, menu yang disajikan berbeda-beda, baik untuk makan pagi, siang, maupun makan malam.
Untuk nasi misalnya, ada nasi gurih, nasi goreng, nasi uduk dan nasi kuning.
Tumis sayurnya bermacam-macam. Ada wortel, jagung, paprika, jamur, sambal kentang goreng, terong, teri balado, acar timun dan lainnya.
Ada pula lauk kesukaan para jemaah.
Ada aneka olahan lauk dengan bahan dasar telur, ikan, ayam dan daging.
Aneka olahan telur itu seperti telur dadar, telur orak-arik, hingga telur balado.
Untuk olahan ayam pun berbeda-beda. Seperti ayam goreng kalasan, ayam goreng saus mentega, ayam goreng tepung, ayam panggang, ayam goreng bumbu rica.
Sementara aneka olahan ikan seperti ikan patin goreng, ikan tuna cabe hijau, ikan patin bumbu balado.
Dan untuk olahan daging ada rendang, semur daging, daging sapi lada hitam, dan bistik daging sapi.
Menu tersebut dilengkapi dengan air mineral dan buah.
Semua menu tersajikan ke jemaah dengan kondisi yang masih hangat.
Sebab proses memasak dan mengantarkan ke jemaah tepat waktu. (kin)
Editor : Sidkin