BANYUPUTIH, Halo Jember – Peneliti rela datang jauh-jauh untuk meneliti langsung Batu Lawang Bondowoso. Mereka juga rela menginap di sekitar Batu Lawang.
Wisata Batu Lawang yang berada di Desa Banyuputih, Kecamatan Wringin ini makin banyak didatangi.
Pengelola pun semakin mempercantik dan meningkatkan keamanan. Sehingga terdapat pagar pengaman hingga jalan berpaving di wisata tersebut.
“Sejak November 2024, kami mulai mempercantik lokasi ini. Sudah ada pagar pengaman untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Juru Pelihara Batu Lawang, Abdul Wapi.
Watu Lawang kini berkembang menjadi salah satu destinasi edukasi unggulan di Bondowoso.
Setiap hari, destinasi situs purbakala ini ramai dikunjungi oleh siswa dari berbagai sekolah.
“Tiap hari selalu ada siswa datang kesini. Mereka belajar langsung tentang sejarah dan kepercayaan yang berkembang sejak nenek moyang dulu,” kata Wapi.
Dalam setiap kunjungan, siswa-siswa akan dibimbing untuk memahami peran Batu Lawang Bondowoso tersebut.
Tidak hanya siswa, peneliti dari berbagai daerah juga sering datang untuk meneliti lebih dalam keunikan situs ini.
Mereka tertarik dengan kombinasi antara arkeologi, kepercayaan lokal, dan fenomena astronomi yang terkandung dalam situs Batu Lawang.
Menariknya, tak sedikit dari para pengunjung yang memilih bermalam di lokasi.
Mereka penasaran ingin menyaksikan sendiri momen terbitnya matahari yang konon muncul tepat di celah batu ketika musim kemarau tiba.
“Ada yang rela menginap hanya untuk melihat langsung. Mereka ingin membuktikan sendiri cerita yang sudah berkembang turun-temurun,” ujarnya. (faq/dwi)
Editor : Sidkin