Berbagai objek wisata yang terletak di Kecamatan Pronojiwo memiliki pemandangan alam yang syahdu. Suasana yang sangat asri dan sejuk itu bisa dinikmati sekaligus melalui wisata Lava Tour Semeru.
Atieqson Mar Iqbal, Lumajang - Radar Jember
Udara pagi terasa sejuk ketika deru mesin jeep mulai meraung. Ban kendaraan itu perlahan menapaki jalan berbatu, menyusuri bekas aliran lahar Gunung Semeru yang kini berubah menjadi jalur wisata.
Di sisi kiri, hamparan sawah hijau terbentang, sementara di kanan terlihat aliran sungai jernih berkelok di antara bebatuan.
Para penumpang jeep tampak antusias, sebagian berdiri sambil merentangkan tangan menikmati terpaan angin pegunungan.
Itulah sensasi Lava Tour Semeru, atraksi wisata unggulan di Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Wisata ini menawarkan pengalaman berbeda: petualangan keliling berbagai destinasi alam dengan jeep.
Mulai dari kawasan Sarkawi, Kali Kebo, Kali Tayeng, Hutan Pinus, hingga spot ikonik Teras Semeru.
Setiap titik pemberhentian menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk sejenak turun, mengabadikan pemandangan, atau sekadar menghirup udara segar khas pedesaan.
“Saya bermalam di salah satu penginapan di Desa Sumberurip. Besok paginya, sudah janjian dengan pemilik lava tour untuk keliling destinasi. Harganya bisa pilih sendiri, bahkan bisa dicek lewat website resmi lava tour Pronojiwo,” ujar Anis, salah satu wisatawan.
Menurut Anis, waktu terbaik untuk menjajal Lava Tour adalah pagi hari.
Selain udara masih teduh, pemandangan Gunung Semeru juga tampak jelas, berpadu dengan jernihnya aliran sungai yang menambah suasana syahdu.
Dedi, salah satu pengelola Lava Tour Semeru, mengatakan bahwa setiap jeep biasanya diisi minimal empat orang.
“Pengunjung memang disarankan untuk reservasi dulu, supaya jadwal keberangkatan bisa diatur dan pengalaman berwisata lebih nyaman,” jelasnya.
Dengan paket pilihan mulai dari berkeliling jalur aliran lahar hingga berkemah di alam terbuka, Lava Tour Semeru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan petualangan seru sekaligus menikmati panorama khas kaki Gunung Semeru. (son/dwi)
Editor : Dwi Siswanto