Buat kalian yang lagi cari tempat wisata alam yang seru, menarik, dan menantang, Skyland Paralayang Wuluhan bisa jadi pilihan yang pas.
Lokasinya ada di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota.
Dari tempat ini, kalian bisa menikmati keindahan alam Jember dari ketinggian. Hamparan sawah hijau, perbukitan, dan pantai selatan terlihat jelas dari atas bukit.
Tapi yang paling seru, kamu juga bisa mencoba olahraga paralayang tandem bersama instruktur berpengalaman.
Sensasinya? Deg-degan tapi nagih!
Untuk bisa sampai ke area take-off, kalian perlu jalan kaki sekitar satu kilometer dari area parkir.
Jalurnya sudah berpaving dan dikelilingi pepohonan rindang, cocok buat kalian yang suka jalan santai sambil menikmati udara segar.
Harga tiket masuknya juga terjangkau, cukup Rp5.000 per orang, dan parkir Rp5.000 per kendaraan.
Kalau mau mencoba paralayang, biayanya sekitar Rp300.000–350.000 per orang, sudah termasuk peralatan, pemandu, dan ojek untuk turun kembali ke bawah.
Fasilitas di Skyland juga cukup lengkap.
Ada toilet, musala, area parkir luas, dan warung kecil yang menjual makanan dan minuman ringan.
Di puncaknya, tersedia beberapa spot foto menarik, seperti gardu pandang bertuliskan Skyland, jaring-jaring gantung, dan kursi raksasa yang menghadap langsung ke perbukitan.
Baca Juga: Coretax Bikin Negara Rugi! DPR RI Dorong Purbaya Minta BPK Usut Warisan Sri Mulyani
Waktu terbaik untuk datang ke sini adalah pagi hari, sekitar pukul 07.00–10.00, saat udara masih sejuk dan cahaya matahari pas untuk berfoto.
Kalau datang di akhir pekan, biasanya kamu juga bisa menonton atraksi paralayang dari komunitas atau saat ada Festival Paralayang Jember.
Skyland Wuluhan bukan cuma tempat wisata, tapi juga pengalaman belajar tentang keberanian dan rasa kagum pada alam.
Dari perjalanan mendaki hingga terbang di udara, semuanya mengajarkan bahwa petualangan terbaik kadang datang dari langkah kecil yang berani kamu ambil.
Jangan lupa di tempat wisata manapun buanglah sampah pada tempatnya yaa.
Penulis: Tazyinatul Ilmiah Magang 25
Editor : Dwi Siswanto