Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait meresmikan kembali Kampung Durian di Desa Pakis, Kecamatan Panti, pada 27 Oktober 2025, bertepatan dengan kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan).
Acara peresmian diawali dengan kirab air dari tujuh sumber mata air di wilayah utara Jember sebagai simbol kesuburan dan kekayaan alam daerah.
Kampung Durian terletak di Area Hutan Pakis, Kecamatan Panti, sekitar 21 kilometer dari pusat Kota Jember atau dapat ditempuh dalam waktu sekitar 50 menit.
Pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk, hanya perlu membayar parkir Rp5.000 hingga Rp10.000 sesuai jenis kendaraan.
Dengan sekitar 7.000 pohon durian, kawasan ini menjadi agrowisata yang menawarkan pengalaman alam sekaligus edukasi pertanian bagi pengunjung.
Bupati Fawait menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan Kampung Durian melalui penyediaan infrastruktur dan fasilitas umum.
Saat ini, wisata tersebut telah dilengkapi toilet, musholla, gazebo, area parkir, warung, camping ground, dan penginapan.
Ia berharap, destinasi ini dapat memperkuat ekonomi masyarakat serta menjadi bagian dari kerja sama aglomerasi pariwisata antara Jember, Bondowoso, dan Situbondo.
Selain keindahan alam dan suasana pedesaan yang asri, Kampung Durian juga menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan Perhutani dalam mengelola potensi hutan menjadi destinasi wisata berkelanjutan.
Ke depan, kawasan ini diharapkan mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan durian lokal Jember sebagai komoditas unggulan daerah.
Penulis: Agil Prasetyo Magang 25
Editor : Dwi Siswanto