JEMBER, Halojember — Tiga tahun sebelum Pemilu 2029, PKB Jember sudah bergerak.
Musyawarah Cabang (Muscab) ke-6 yang digelar di Hotel Fortuna Jember, Minggu (29/3/2026), bukan sekadar agenda rutin lima tahunan. Melainkan ini adalah sinyal bahwa mesin partai mulai dipanaskan.
Diikuti seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga organisasi sayap PKB, Muscab kali ini menjadi bagian dari konsolidasi serentak PKB di seluruh Indonesia, dengan Jawa Timur sebagai yang pertama memulai.
Ketua DPP PKB Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi, Ahmad Iman Syukri, menegaskan, Muscab merupakan momen strategis untuk evaluasi internal, penyegaran kepemimpinan, sekaligus membuka pintu bagi siapa saja yang ingin aktif hingga yang berniat nyaleg lewat PKB.
"Ini agenda rutin yang strategis. Di sinilah PKB melakukan evaluasi internal, mengapresiasi ketua-ketua yang sukses, sekaligus membuka diri bagi teman-teman yang ingin aktif bahkan nyaleg di PKB," ujarnya seusai membuka Muscab.
Soal kesiapan 2029, Iman tidak main-main. Konsolidasi struktur ditargetkan tuntas hingga tingkat anak ranting sebelum 2026 berakhir.
Sementara pada tahun 2027, partai sudah harus bergerak penuh ke masyarakat.
"Kita menyiapkan sedetail mungkin agar persiapan lebih maksimal. Target menang di Jember, 11 kursi," tegasnya.
Terpisah, Ketua Panitia Muscab Nurhuda Candra Hidayat menjelaskan, penjaringan kandidat ketua DPC PKB Jember sudah berjalan melalui sistem partai.
Kinerja pengurus dan politisi dinilai lewat aplikasi khusus, lalu mengerucut ke sejumlah nama yang diputuskan dalam sidang pleno.
Mereka yang lolos selanjutnya menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bersama pihak eksternal dari Universitas Negeri Malang, sebelum akhirnya diseleksi langsung oleh DPP.
Baca Juga: PKB Jember Bidik 11 Kursi di Pemilu 2029, Targetkan Struktur Partai Rampung Tahun Ini
“Kandidat-kandidat ditentukan DPP melalui mekanisme penjaringan atas kinerja mereka masing-masing. Nama-nama yang masuk baru akan diumumkan setelah rapat pleno,” jelasnya.*
Editor : Sidkin