Harta dan Kekuasaan, Puisi Karya Ahmad Rafiuddin, Pengasuh Pesantren Tebuireng 09, Banten

Yulio Faruq Akhmadi • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 13:39 WIB
ilustrasi Puisi Harta dan Kekuasaan (Chatgpt/Yulio/RJ)
ilustrasi Puisi Harta dan Kekuasaan (Chatgpt/Yulio/RJ)

 

Harta dan Kekuasaan
 
Agama mengajarkan bahwa harta kekayaan
yang diraih dari kekuasaan yang tidak adil,
tak ubahnya kotoran-kotoran limbah yang ditumpuk
dalam lambung sang penguasa
berikut anak-cucu yang ikut menikmatinya.
Mengapa para penguasa, hingga hari ini masih gemar
mengumpulkan sesuatu yang banyak melimpah
ketimbang sesuatu yang membawa keberkahan?
Mengapa mereka sibuk menimbun kemewahan
yang tak memberikan ketenangan batin?
Mengapa pula mereka masih gemar memborong
obat yang tak pernah menyembuhkan penyakitnya? ***

Oleh Ahmad Rafiuddin, Pengasuh Pesantren Tebuireng 09, Banten, penulis buku Marwah Pesantren, juga penulis esai dan puisi di berbagai media nasional luring dan daring

 

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
Ahmad Rafiuddin puisi