MENYAPA TANPA MEMAKSA
Hari-hari kurasakan
Jiwa tak kunjung tenang
Mata mungkin tak bersuara
Tapi hampir tak pernah berdusta
Suaranya bak angin malam nan lembut
Menyapa tanpa memaksa namun sulit dilupa
Perangainya indah buatku lupa tentang lelah
Akhirnya Jatuh kelaut asmara
Semakin rindu menggebu
Ku beranjak darimu
Kutahu ada nafsu menggoda kalbu
Dunia masih panjang jangan tumbang
Karena nafsu seorang
Oleh Kasyafa Tanzilul Qiro’ Siswa MMA Bahrul Ulum Tambakberas Jombang,
Santri PP. Bumi Damai Al Muhibbin Bahrul Ulum Tambakberas Jombang