Menyapa Tanpa memakasa, Puisi Karya Kasyafa Tanzilul Qiro’ 

Yulio Faruq Akhmadi • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 19:40 WIB
Ilustrasi Puisi Menyapa Tanpa memakasa (Ijal/Yulio/Gemini/RJ)
Ilustrasi Puisi Menyapa Tanpa memakasa (Ijal/Yulio/Gemini/RJ)

 

MENYAPA TANPA MEMAKSA

Hari-hari kurasakan
Jiwa tak kunjung tenang
Mata mungkin tak bersuara
Tapi hampir tak pernah berdusta
Suaranya bak angin malam nan lembut
Menyapa tanpa memaksa namun sulit dilupa
Perangainya indah buatku lupa tentang lelah
Akhirnya Jatuh kelaut asmara

Semakin rindu menggebu
Ku beranjak darimu
Kutahu ada nafsu menggoda kalbu

Dunia masih panjang jangan tumbang
Karena nafsu seorang


Oleh Kasyafa Tanzilul Qiro’ Siswa MMA Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, 
Santri PP. Bumi Damai Al Muhibbin Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
Kasyafa Tanzilul Qiro’ puisi