Sang Presiden, Puisi Karya Hafis Azhari

Sidkin • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi Sang Presiden, Puisi Karya Hafis Azhari
Ilustrasi Sang Presiden, Puisi Karya Hafis Azhari

 

Sang Presiden

 
Ketika turun dari jabatannya,
Fulan menolak mengembalikan kotak abu-abu
yang dulu dipinjamnya dari Iblis Mefisto.
Dia merasa takut jika kotak itu diserahkan,
ia akan tertangkap KPK dan diseret
ke tengah pengadilan rakyat
atas kasus korupsi dan upaya memperkaya diri,
keluarga dan semua kroni-kroninya.
Kini tak ada yang bisa menolong dirinya
kecuali jika berani dia bicara jujur apa adanya
di depan rakyat yang pernah dipimpinnya.
Sebab, jika dia konsisten mempertahankan dusta
dan kebohongan,
nasibnya kelak akan serupa dengan presiden ketiga
yang berbaring tak berdaya,
sementara rakyat menunggu kejujurannya
serta agar mengembalikan kekayaan hasil korupsinya.
Kini tak ada jalan lain,
hanya kejujuran yang dapat menyelamatkan dirinya
baik di negeri akhirat yang pasti
membuka kedok kepalsuannya,
maupun di depan meja mahkamah sejarah
yang tentu akan mencatatnya. (*)


Karya: Hafis Azhari, Peneliti Historical Memory, juga pengarang novel Pikiran Orang Indonesia dan Perasaan Orang Banten.

Editor : Sidkin
kroni presiden puisi kpk korupsi