Janji Allah
Tuhan berjanji akan memenangkan kaum beriman
ketimbang para musuhnya,
yakni kaum yang bertakwa dan bertawakkal,
yang percaya akan adanya negeri akhirat.
Mereka itulah orang-orang yang bersyukur
dan mensyukuri nikmat Tuhan,
seberapa besar dan sederhananya
nikmat yang dianugerahkan kepada mereka.
Sedangkan orang-orang yang tidak beriman
dan kufur nikmat,
tujuan hidup mereka sebatas perjuangan
demi kemenangan hidup di alam dunia ini.
Lalu, Tuhan pun memberi peringatan,
jika kemenangan duniawi yang dikehendaki,
biarlah mereka mendapat bagiannya
untuk sementara waktu.
Namun setelah itu, mereka akan dihadapkan
dengan kekuatan orang-orang beriman
yang sanggup memperjuangkan kebenaran
dan membela agama Allah,
kemudian menindak tegas kesewenangan
dan ketidakadilan yang mereka perbuat. (*)
Karya: Hafis Azhari, Peneliti historical memory, penulis novel “Pikiran Orang Indonesia dan Perasaan Orang Banten".
Editor : Sidkin