HALO JEMBER - Tim sepak bola Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jember selanjutnya harus mencari lawan sparing lebih tangguh lagi.
Sebab, anak-anak Jember ini memang mudah melesakkan 6 gol tanpa balas melawan Cahaya Madura.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Notohadinegoro, kemarin sore (24/9) tersebut, pesepak bola Popda Jember awalnya cukup takjub dengan lawan yang dihadapinya. Mengingat Cahaya Madura U-17 adalah klub binaan dari Cahaya Muda dan Persepam Madura yang berlaga di Liga 3 Jatim, selevel dengan Persid Jember.
Namun, sekitar 20 menit pertandingan baru dimulai, kesan perbedaan kualitas pemain dan permainan antara kedua tim mulai terasa. Sebab, anak-anak Jember mampu mencetak gol.
Bahkan, bombardir pasukan pelatih Sugeng Sudibyo tersebut tak mampu dibendung. Babak pertama berakhir pun skor cukup terpaut jauh, yaitu 4 gol tanpa balas.
Unggul 4-0 pada babak pertama, Sugeng Sudibyo ternyata tidak menurunkan intensitas permainan. Pelatih yang mengenakan topi itu justru menerapkan taktik ofensif dengan memasukkan pemain yang memiliki tipikal menyerang. Hasil akhir pada laga uji coba pertama tim sepak bola Popda Jember tersebut unggul 6-0.
Sugeng menjelaskan, menang cukup mengesankan di laga uji coba pertama tersebut. Setidaknya bisa menaikkan rasa percaya diri pemain. Selain itu, memantau kerja sama tim. Terutama saat menyerang.
Walau hasil tersebut cukup meyakinkan, tapi dirinya tidak puas.
“Selanjutnya kami ingin uji coba lagi dengan tim yang lebih kuat lagi,” paparnya.
Dengan melawan tim yang memiliki kekuatan imbang ataupun lebih hebat lagi, menurut Sudibyo, bisa dijadikan pengalaman anak didiknya menghadapi lawan yang lebih dominan dalam menyerang.
“Kalau main dengan lawan lebih hebat, kami sebagai pelatih juga ingin mengetahui bagaimana anak-anak keluar dari tekanan dan lainnya,” terangnya.
Diketahui, tim sepak bola Popda Jember saat ini berjumlah 26 pemain dari 400 pesepak bola yang mengikuti seleksi.
“Saat ini ada 26 pemain. Nanti akan dikerucutkan lagi menjadi 20 pemain, 20 pemain itulah yang akan kami bawa ke Popda di Bangkalan pada November nanti,” terangnya.
Meski begitu, Sugeng berharap, setelah mengerucut menjadi tim inti, atlet bisa mengeluarkan taringnya di lapangan hijau nanti.
“Dengan persiapan kurang lebih satu bulan, harapannya bisa dimaksimalkan betul,” paparnya.
Sementara itu, Sekretaris Askab PSSI Jember Andik mengaku tidak begitu puas melihat permainan tim sepak bola Popda Jember. Terutama pada awal menit babak pertama. “Target kami setiap laga uji coba harus dapat skor lebih dari tiga,” ungkapnya. (dhi/c2/dwi)
Baca Juga: Kisah Mistis Dibalik Pesona Keindahan Pulau Nusa Barong yang dijuluki Pulau Ular
Editor : Dwi Siswanto