Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Anggaran untuk Persid Apa Bisa Cair untuk Persid Junior? Berikut Penjelasan Dispora Jember

Halo Jember • Senin, 10 Februari 2025 | 15:00 WIB

 

 

Pemain Persid Jember melambaikan tangan sebagai permohonan maaf kepada para suporter karena gagal lolos ke babak 16 besar.
Pemain Persid Jember melambaikan tangan sebagai permohonan maaf kepada para suporter karena gagal lolos ke babak 16 besar.

HALOJEMBER - Pemkab Jember menganggarkan untuk Persid Jember senilai Rp 962 juta. Walau Persid gagal menembus babak 16 besar Liga 4 Jatim, tapi dana dari APBD tersebut masih didiskusikan lagi untuk Persid Junior.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember Edy Budi Susilo menyampaikan, beberapa hari lalu, manajemen Persid bertemu langsung dengan Kepala Dispora Jember dan jajarannya.

Mereka melaporkan secara lengkap pelaksanaan Liga 4 Jatim yang baru dilalui. Serta meminta arahan terkait anggaran yang disiapkan.

"Dalam waktu dekat Persid akan mengikuti Piala Soeratin U-17. Mereka berharap bantuan dari pemerintah daerah. Ini yang sedang kami koordinasikan dengan pihak terkait," ucapnya.

Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper
Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper

Perlu diketahui, Piala Soeratin U-17 adalah agenda wajib yang harus diikuti oleh klub Liga Indonesia. Mulai dari klub yang berkompetisi Liga 1 hingga Liga 4.

Ajang tersebut menjadi upaya untuk pembinaan sepak bola di usia junior. Bahkan, tak jarang tim yang juara di Piala Soeratin, para pemainnya bisa dilirik klub-klub besar hingga timnas.

Selain itu, tak jarang beberapa daerah memakai sistem skuad Piala Soeratin juga disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ataupun sebaliknya.

Edy mengungkapkan, sejatinya Rp 962 juta untuk Persid itu disiapkan untuk mengarungi laga pada November hingga Desember tahun lalu.

"Namun, karena berbagai hal, PAPBD belum bisa diselenggarakan. Akhirnya dianggarkan kembali di APBD 2025," terangnya.

Dalam anggaran APBD 2025 itu, nominalnya sama, yakni Rp 926 juta. Rencana dana itu digunakan untuk mengarungi Liga 4. "Tapi Persid tidak lolos ke putaran 16 besar. Terpaksa anggaran itu tidak bisa dicairkan," tuturnya.

Sementara itu, Manajer Persid Jember M. Sholahuddin Amrullah mengatakan, hingga saat ini belum menerima anggaran yang disiapkan oleh Pemkab Jember. Hal itu, menurutnya, kewenangan dari Dispora Jember.

Anggaran untuk tim kebanggaan warga Jember itu melekat pada dinas tersebut. “Anggaran yang tahu Dispora. Logikanya kalau cair pasti kami dipanggil,” katanya.

Oleh sebab itu, untuk mempersiapkan tim dalam mengarungi kompetisi musim selanjutnya, dia akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Jember, DPRD, dan yayasan yang menaungi Persid Jember.

“Kalau memang tidak ada, ya, nanti yayasan dan manajemen harus duduk bersama,” pungkasnya. (ham/c2/dwi)

Editor : Halo Jember
#jember #persid #dispora