Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Jakarta Tua, Puisi Karya Ahmad Taufiq, Mahasiswa STT Nurul Jadid

Sidkin • Jumat, 11 Juli 2025 | 18:50 WIB
Ilustrasi Kota Jakarta Tua
Ilustrasi Kota Jakarta Tua

JAKARTA TUA

Em,..

Stasiun bercorak Belanda, itu masih awal

Lalu langkahku kulanjutkan

Sungguh Jakarta tua...

Belanda masih hidup di tengah-tengah kota

Bedanya, merah putih berkibar di atas bangunan tua

 

Sudah...

Belanda sudah lari terbirit-birit

Sudah tak ada lagi kompeni di ruas-ruas kota

Tak akan kau saksikan lagi bualan kerja paksa

Juga tak akan kau saksikan lagi 10 November dalam cerita

Apalagi bandung lautan api, karena ini Jakarta

Akh...

Bangunan tua Jakarta tua

Malah kau ingatkanku tentang gugurnya dewa-dewa bangsa

Kenapa tak robohkan saja

Toh,.. disana bukan lagi tempat bernostalgia sejarah bangsa

Muda-mudinya justru pemuja Belanda

 

Benarkah,...?

Kau lihat saja

Makna Indonesia habis dimakan rayap Eropa

Tak ada lagi keanggunan wanita Indonesia, mudinya

Mudanya, entahlah...

Mungkin sudah waktunya Indonesia berubah lagi menjadi Belanda

 

Tapi,...

Ini kan Indonesia

Ya,..

Namanya saja, maknanya?

Sudah mati di pusara tanpa nisan cinta

 

*Mahasiswa asal Bondowoso yang kuliah di STT Nurul Jadid dan Pegiat Seni di Teater Kala, Paiton Probolinggo

Editor : Sidkin
#puisi #bangunan #Nurul Jadid #jakarta #probolinggo