HALOJEMBER – Mengisi daya mobil listrik yang biasanya memakan waktu hingga 30 menit atau lebih kini akan segera menjadi masa lalu.
Perusahaan otomotif asal China, BAIC (Beijing Automotive Group), baru saja mengumumkan terobosan signifikan dalam teknologi baterai dengan mengembangkan jenis baterai baru berbasis sodium-ion.
Inovasi ini memungkinkan pengisian baterai hingga penuh hanya dalam waktu sekitar 11 menit saja.
Berkat penerapan teknologi pengisian cepat 4C, proses pengisian daya diklaim mampu berjalan hingga empat kali lebih pesat dibandingkan sistem pengisian baterai pada mobil listrik konvensional yang beredar di pasaran saat ini.
Selain keunggulan kecepatan pengisian, baterai jenis sodium-ion ini juga menunjukkan ketangguhan luar biasa saat diuji dalam kondisi suhu ekstrem.
Kamu tidak perlu lagi khawatir dengan penurunan performa baterai di cuaca dingin atau panas yang menyengat, karena baterai ini tetap mampu bekerja optimal pada rentang suhu mulai dari -40 derajat Celcius hingga 60 derajat Celcius.
Pada suhu sangat dingin sekitar -20 derajat Celcius, baterai inovasi BAIC ini masih sanggup mempertahankan daya hingga 92 persen.
Stabilitas keamanan baterai ini pun sangat terjamin karena pengujian internal membuktikan komponennya tetap aman dan stabil meski berada pada suhu panas hingga 200 derajat Celcius.
Meski demikian, teknologi yang sedang dikembangkan ini masih memiliki beberapa keterbatasan dalam hal kepadatan energi jika dibandingkan dengan baterai berbasis lithium yang umum digunakan sekarang.
Prototipe baterai dari BAIC saat ini memiliki kepadatan energi sekitar 170 Wh/kg, angka yang sedikit lebih rendah dibandingkan baterai lithium yang rata-rata mampu mencapai 200 hingga 300 Wh/kg.
Untuk mengatasi celah ini, BAIC terus melakukan pengembangan intensif melalui puluhan pengajuan paten yang mencakup desain material, proses produksi, hingga metode pengujian agar baterai bisa menyimpan energi lebih banyak serta memiliki ketahanan yang lebih lama saat digunakan berulang kali.
Walaupun saat ini masih dalam tahap prototipe, BAIC menyatakan bahwa proses validasi untuk kebutuhan produksi massal sudah selesai dilakukan.
Meskipun jadwal peluncuran resmi kendaraan yang menggunakan teknologi ini belum diumumkan secara gamblang, rumor yang beredar di pasar otomotif China menyebutkan bahwa mobil listrik dengan baterai sodium-ion akan segera meluncur pada pertengahan tahun, tepatnya di kisaran bulan Juni atau Juli 2026.
Bagi kamu yang menantikan revolusi mobilitas ramah lingkungan dengan waktu tunggu pengisian daya yang sangat singkat, kehadiran teknologi ini tentu menjadi angin segar yang akan mengubah cara kamu bepergian di masa depan.
KEUNGGULAN BATERAI SODIUM-ION BAIC:
| Fitur | Spesifikasi / Kemampuan | Manfaat untuk Kamu |
| Kecepatan Cas | Full charge dalam 11 Menit | Hemat waktu saat perjalanan jauh |
| Ketahanan Suhu | -40°C hingga 60°C | Aman digunakan di segala cuaca |
| Stabilitas | Stabil hingga suhu 200°C | Risiko overheating sangat rendah |
| Performa Dingin | 92% sisa daya pada suhu -20°C | Tetap awet saat musim dingin |
Editor : Rifki Bagus