
JEMBER, Halojember - Libur panjang Lebaran identik dengan lonjakan mobilitas warga. Biasanya pusat keramaian penuh, kawasan wisata membludak, dan jalanan ramai dari pagi hingga malam.
Di tengah semua itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Provinsi Jawa Timur memastikan layanan kesehatan darurat tetap hadir dan siap.
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Jember menyiapkan pos layanan medis di sembilan lokasi strategis selama Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Ambulans dan tenaga medis akan berjaga mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Itu mencakup periode sebelum, saat, dan setelah puncak hari raya.
Kepala Dinkes PPKB Jember, Muhammad Zamroni, mengatakan, penempatan personel medis di titik-titik ini dirancang agar respons darurat bisa dilakukan secepat mungkin.
"Personel medis kami tempatkan di sembilan titik strategis agar respons terhadap kondisi darurat bisa dilakukan dengan cepat," ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Lokasi yang menjadi prioritas meliputi kawasan alun-alun, destinasi wisata, serta wilayah-wilayah dengan potensi keramaian tinggi selama musim libur.
Langkah ini tak lepas dari arahan langsung Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang meminta seluruh puskesmas, khususnya yang berada di sekitar objek wisata, untuk berada dalam kondisi siaga penuh.
Bupati menegaskan bahwa tidak boleh ada satu pun titik keramaian yang luput dari kehadiran ambulans dan tenaga medis.
"Jangan sampai di titik keramaian tidak tersedia ambulans dan tenaga medis. Ini bagian dari upaya menjamin keselamatan masyarakat," tegasnya.




