Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Kunjung Malam, Puisi Karya Syariful Hidayat

I
Penulis: Imron Hidayatullah❯
Ilustrasi puisi "Tak Kunjung Malam" karya Syariful Hidayat. (diolah dengan AI)
Ilustrasi puisi "Tak Kunjung Malam" karya Syariful Hidayat. (diolah dengan AI)

Advertisement

Formasi bangau estetis
Beserta angkasa gerimis
Angin menerpa daun dengan ritmis
Suasana sore itu mistis
Terdengar sayup berita tangis
Bercampur lagu hujan romantis

Sore tak kunjung malam
Terbuai nyanyian senja
Terpesona bianglala menggoda
Selepas suara lembut gerimis
Menolak malam nan estetis
Walau bintang berbaris baris
Walau rembulan senyum manis

Tetap indah senja nan jingga
Tetap damai senja nan permai
Bersama lagu kerinduan 
ditemani kenangan yang selalu pulang

Advertisement


Karya: SYARIFUL HIDAYAT
(Pendidik di SMK IBU Pakusari Jember dan Ketua LESBUMI di MWCNU Sumbersari, Jember)

Advertisement

Artikel Terkait

Dari Sudut Pasar, Puisi Karya Muhammad Taofik

Dari Sudut Pasar, Puisi Karya Muhammad Taofik

Di sudut pasar suara-suara saling bertukar tempat. Uang berpindah tangan, kabar berpindah mulut.

Suara yang Tak Kehilangan Nama, Puisi Karya Nurania Hidayatul Hakikoh

Suara yang Tak Kehilangan Nama, Puisi Karya Nurania Hidayatul Hakikoh

Kilau zaman merekah tak kunjung bertepi,  Dunia berlari, melampaui batas ingatan.  Beribu suara berkelindan di udara, Menjelma gelombang  yang tak mengenal muara Namun, di antara segala yang berlomba

Yang Tumbuh di Bawah Musim, Puisi Karya Muhammad Taofik

Yang Tumbuh di Bawah Musim, Puisi Karya Muhammad Taofik

Yang Tumbuh di Bawah Musim Hujan datang tanpa membawa kabar, sawah menadah langit, akar-akar membuka percakapan lama dengan lumpur Di kejauhan seorang petani menunduk, entah memeriksa tanah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer