HALOJEMBER.COM- Congklak dahulu merupakan permainan tradisional yang sering dimainkan anak-anak.
Permainan ini biasanya dimainkan oleh dua orang. Keseruannya juga terletak pada penimbunan biji congklak.
Pemenangnya adalah yang paling banyak mengantongi biji tersebut. Sehingga, kedua pemain cukup serius saat bermain.
Congklak dapat dimainkan oleh siapa saja tanpa memandang usia.
Aturan mainnya cukup sederhana, tidak ribet dan tidak butuh strategi yang menguras otak.
Kuncinya, hanya prediksi mana lubang paling banyak biji yang akan diambil.
Langkah pertama, siapkan papan congklak yang berisi 16 lobang.
Satu lubang di sisi kanan milik pemain pertama, satu lubang lainnya milik lawan.
Sisanya 14 lobang adalah jalan permainan. Masing-masing memiliki 7 lobang untuk permainan.
Setiap lobang dimasukkan biji dengan jumlah yang sama. Biasanya, anak-anak bermain dengan jumlah 7 biji setiap lobang.
14 lubang itu diisi dengan jumlah sama rata. Sisakan dua lobang dalam keadaan kosong, karena itu milik kedua pemain.
Awal permainan, ambil semua biji yang ada di lubang pertama, lalu lepaskan satu persatu di setiap lubang secara berurutan, sampai ke lubang milik kita. Tanpa mengisi lubang milik lawan.
Setelah itu, ambil lagi biji di lubang berikutnya. Jangan sampai kena lubang yang kosong, nantinya kita akan mati, dan permainan diganti oleh lawan.
Setelah satu pemain gugur, lawan akan memulai dari lubang dengan biji paling banyak, kemudian berputar meletakkan biji sambil mengisi lubang miliknya.
Sampai kena dengan lubang yang kosong, baru diganti pemain pertama lagi.
Permainan itu berputar terus demikian, sampai seluruh biji masuk ke lubang kedua pemain.
Akhir dari permainan ini, pemain dengan biji paling banyak dinyatakan sebagai pemenang.
Editor : Halo Jember