Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjahat Kemanusiaan, Puisi Karya Hafiz Azhari

Yulio Faruq Akhmadi
Ilustrasi Puisi Penjahat kemanusiaan (Ijal/Yulio/Gemini/RJ)
Ilustrasi Puisi Penjahat kemanusiaan (Ijal/Yulio/Gemini/RJ)

Advertisement

 

Penjahat Kemanusiaan

Para penguasa dan penjahat kemanusiaan,
baik di tingkat adikuasa maupun dunia ketiga,
seakan serempak bergandeng-tangan
agar dirinya tetap eksis di panggung politik
serta menghindari tanggung jawab
di meja mahkamah sejarah
maupun kursi-kursi pengadilan.
Mereka sepakat untuk menjadi pakar-pakar
tentang makhluk luar angkasa.
Diikuti oleh orang-orang yang berputus asa
dan hilang harapan akan kebaikan manusia
dan keadilan Tuhan.
Mereka justru menyibukkan diri
untuk membangun peradaban baru
agar eksisnya segala kedunguan dan kebodohan,
serta ketakutan yang menghinggapi jiwa manusia. (*)

Advertisement


Karya: Hafiz Azhari, Peneliti Historical Memories, penulis novel Pikiran Orang Indonesia dan Perasaan Orang Banten

 

Advertisement
Editor : Yulio Faruq Akhmadi

Artikel Terkait

Kesatria Berselempang Doa, Puisi Karya Lafif Muhammad Al Muwaffaq

Kesatria Berselempang Doa, Puisi Karya Lafif Muhammad Al Muwaffaq

Kesatria Berselempang Doa, Puisi Karya Lafif Muhammad Al Muwaffaq

Penjual Jiwa, Puisi Karya Hafiz Azhari

Penjual Jiwa, Puisi Karya Hafiz Azhari

Penjual Jiwa, Puisi Karya Hafiz Azhari

Menyapa Tanpa memakasa, Puisi Karya Kasyafa Tanzilul Qiro’ 

Menyapa Tanpa memakasa, Puisi Karya Kasyafa Tanzilul Qiro’ 

Menyapa Tanpa memakasa, Puisi Karya Kasyafa Tanzilul Qiro’ 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer