HALO JEMBER - Daun telinga layu sering dianggap sebagai tanda orang akan meninggal. Namun, apakah ini benar atau hanya mitos?
Hal itu disebut dengan telinga kematian. Bahkan, banyak orang percaya bahwa jika daun telinga layu tanda kematian seseorang.
Dalam beberapa tradisi, daun telinga yang layu dianggap sebagai tanda kematian. Menurut beberapa sumber, daun telinga yang layu dapat menunjukkan bahwa seseorang sedang menjelang kematian. Baca Juga: 7 Rekomendasi Film Horor yang Diangkat dari Kisah Nyata, Serem Abis
Dalam penafsiran menyatakan bahwa daun telinga yang layu dapat menunjukkan bahwa seseorang sedang dalam proses kematian.
Sebelum seseorang meninggal, tubuh mereka sering menunjukkan beberapa perubahan fisik yang tidak biasa.
Daun telinga yang layu mungkin merupakan salah satu dari beberapa perubahan ini. Perubahan ini dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk penurunan fungsi organ tubuh dan perubahan metabolisme.
Selain daun telinga layu ada beberapa tanda-tanda orang yang akan meninggal, sebagai berikut:
- Tubuh Menggigil
Pertama, jika seseorang akan meninggal ialah ditandai dengan tubuhnya merasa menggigil, setelah waktu Ashar tepat 100 hari sebelum kematian seluruh tubuh akan menggigil hebat, bagi mereka yang ajalnya semakin dekat.
Mulai dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan bergetar hebat seolah-olah sedang menggigil.
- Pusar Berdenyut Kencang
Menjelaang 40 hari sebelum kematian, setelah waktu Ashar. Bagian pusar seseorang akan berdenyut atau berdetak, yang menandakan apabila daun yang bertuliskan nama seorang muslim ayang berada di ‘Arsy telah gugur. Baca Juga: Lalat Benci Warna Kuning. Mitos apa Fakta, Sih?
Dan malaikat akan mengambil daun itu sesaat setelah daun itu gugur dan membuat persiapan untuk menjemput.
- Nyeri di Dada dan Perut Atas
Sebagian ulama mengungkapkan bahwa rasa sakit akan muncul di bagian dada, sementara yang lain menyebutkan bahwa rasa sakit tersebut terasa di perut atas. Nyeri ini biasanya dirasakan ketika memasuki waktu Ashar
- Denyutan Kuat di Dahi
Tiga hari sebelum kematian, dahi bagian tengah akan mulai berdenyut kencang. Denyutan yang sangat kuat ini terjadi di bagian tengah dahi, antara sisi kanan dan kiri. Para ulama berpendapat bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi seorang muslim untuk segera bertobat dan berpuasa, sehingga perut tidak terlalu penuh dengan najis dan memudahkan proses pemandian jenazah.
- Telinga Layu dan Kaki Sulit Bergerak
Selanjutnya, telinga akan tampak layu dan ujungnya perlahan-lahan akan masuk ke dalam. Sementara itu, telapak kaki akan mulai jatuh ke depan, menjadi kaku, dan sulit untuk digerakkan.
- Denyutan Kuat di Ubun-ubun
Satu hari sebelum kematian, bagian ubun-ubun akan mulai berdenyut. Denyutan ini menjadi pertanda bahwa seseorang tidak akan lagi menemui waktu Ashar keesokan harinya.
- Muncul Hawa Sejuk
Tanda terakhir yang akan dirasakan sebelum kematian adalah hawa sejuk yang muncul di bagian pusar, turun ke pinggang, dan kembali naik hingga ke sekitar jakun (pangkal leher). Biasanya, keluarga yang akan ditinggalkan bisa merasakan hawa sejuk ini dengan menempelkan tangan di bagian perut. Pada saat-saat seperti ini, sangat dianjurkan untuk memperbanyak membaca kalimat tauhid dan istigfar.
Baca Juga: Doa Agar Husnul Khotimah dari Habib Abu Bakar Gresik
Penulis: Sufi Binti Khofifah
Editor : Dwi Siswanto