HALOJEMBER – Industri elektronik global tengah bersiap menghadapi guncangan besar pada tahun 2026.
Bukan lagi soal fitur kamera semata, namun soal perubahan fundamental bagaimana masyarakat mengonsumsi teknologi komunikasi.
Laporan terbaru dari analis pasar menunjukkan fenomena unik: HP konvensional atau layar datar mulai ditinggalkan, sementara perangkat lipat (foldables) justru menjadi primadona baru di tengah melambungnya harga perangkat elektronik.
Cek di sini: Rekomendasi HP 2 Jutaan yang Masih Worth It Sebelum Harga Naik di 2026
Harga HP Melejit 20 Persen Akibat Krisis Chip
Kabar kurang sedap datang bagi konsumen yang berencana mengganti ponsel di tahun ini.
Melansir laporan dari Financial Times, krisis pasokan chip memori kini mulai berdampak serius pada industri ponsel, komputer, hingga peralatan rumah tangga.
Akibat langkanya komponen inti ini, harga jual produk di tingkat ritel diproyeksikan bakal meningkat tajam hingga 20 persen.
Kondisi ekonomi global yang belum stabil membuat kenaikan harga ini menjadi tantangan berat bagi para produsen.
IDC (International Data Corporation) memproyeksikan pasar HP global bisa merosot hingga 5 persen dalam skenario pesimistis, seiring dengan siklus penggantian HP oleh masyarakat yang kini menjadi lebih panjang.
HP Layar Datar Mulai Ditinggalkan
Menariknya, penurunan minat ini tidak merata. Laporan IDC per Desember 2025 menyebutkan bahwa HP konvensional (non-foldables) diprediksi mengalami penurunan pengapalan sebesar 1,4 persen di tahun 2026.
Masyarakat tampak mulai jenuh dengan inovasi HP yang "begitu-begitu saja". Titik jenuh industri ini mendorong konsumen untuk menahan diri tidak membeli perangkat baru, kecuali jika ada inovasi yang benar-benar radikal.
Baca Juga: Libas Genshin Impact! 5 HP Gaming Terbaik 2026 Spek Dewa, Main Game Berat Anti Lag dan Overheat
Era Baru: Ledakan HP Lipat, Samsung TriFold, dan iPhone Lipat
Di tengah lesunya pasar HP standar, kategori HP lipat justru diprediksi akan tumbuh signifikan mencapai 29,7 persen di tahun 2026.
Lonjakan ini dipicu oleh dua pemain besar: Samsung dan Apple.
Samsung dijadwalkan memulai awal tahun 2026 dengan memperkenalkan Galaxy Z TriFold, yakni ponsel yang bisa dilipat tiga kali.
Inovasi ini menyasar pasar mainstream global dan melanjutkan kesuksesan Galaxy Z Fold7 yang rilis tahun lalu.
Namun, "Game Changer" sesungguhnya diprediksi muncul di akhir tahun 2026. Apple dikabarkan akan resmi merilis iPhone Lipat pertama mereka.
"Langkah Apple akan menjadi katalisator bagi pasar mainstream untuk mengadopsi kategori produk baru ini," ungkap Francisco Jeronimo, VP untuk perangkat klien IDC.
Meski harganya diprediksi bisa tiga kali lipat lebih mahal dari HP standar, nilai inovasi inilah yang dicari konsumen di tahun 2026.
Baca Juga: Rekomendasi 5 HP 2 Jutaan Terbaik 2026: Spek Dewa, Baterai 7.000 mAh, & Anti Lemot
Dominasi OS di Pasar HP Lipat
Hingga tahun 2029, kategori HP lipat diperkirakan akan tumbuh stabil dengan CAGR 17 persen. Untuk tahun 2026 sendiri, pasar sistem operasi ponsel lipat akan didominasi oleh:
-
Android: 61%
-
Apple (iOS): 22%
-
HarmonyOS Next (Huawei): 17%
Bagi warga Jember yang ingin mengganti ponsel, tahun 2026 tampaknya menjadi waktu yang tepat untuk mempertimbangkan inovasi layar lipat sebelum harga perangkat standar merangkak naik tanpa adanya perubahan fitur yang berarti.
Editor : Rifki Bagus