Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Amalan dan Doa di Hari Arafah: Momentum Mustajab Memohon Ampunan

Viona Rj • Selasa, 26 Mei 2026 | 20:44 WIB
Ilustrasi beribadah pada malam lailatul qadar (Canva)
Ilustrasi beribadah (Canva)

 

HALOJEMBER- Hari Arafah merupakan salah satu hari paling istimewa dalam Islam. Hari ini jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Iduladha. Bagi jamaah haji, Hari Arafah menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji melalui wukuf di Padang Arafah. Sementara bagi umat Islam yang tidak menunaikan haji, Hari Arafah juga menjadi kesempatan besar untuk memperbanyak ibadah dan doa.

Keutamaan Hari Arafah sangat besar. Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa pada hari itu Allah SWT membebaskan banyak hamba dari api neraka dan mengabulkan doa-doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh.

Amalan yang Dianjurkan di Hari Arafah

1. Puasa Arafah

Puasa Arafah menjadi amalan paling utama bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

2. Memperbanyak Doa

Hari Arafah dikenal sebagai waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Umat Islam dianjurkan memperbanyak permohonan kepada Allah SWT, baik untuk urusan dunia maupun akhirat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah.”

Karena itu, Hari Arafah menjadi momen terbaik untuk memohon ampunan, kesehatan, rezeki, keselamatan keluarga, hingga keberkahan hidup.

3. Berdzikir dan Bertakbir

Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir seperti tahmid, tasbih, tahlil, dan takbir.

Beberapa bacaan yang bisa diamalkan antara lain:

Subhanallah

Alhamdulillah

Laa ilaaha illallah

Allahu Akbar

Takbir Iduladha juga mulai dikumandangkan untuk menyambut hari raya kurban.

 

4. Membaca Al-Qur’an

Mengisi Hari Arafah dengan membaca dan mentadabburi Al-Qur’an menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Selain menambah pahala, membaca Al-Qur’an juga dapat menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 

5. Bersedekah dan Berbuat Kebaikan

Hari Arafah juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak sedekah dan membantu sesama. Kebaikan sekecil apa pun bernilai besar di sisi Allah SWT apabila dilakukan dengan ikhlas.

Doa yang Dianjurkan di Hari Arafah

Salah satu doa yang dianjurkan dibaca saat Hari Arafah adalah:

“Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.”

Artinya:

“Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Selain itu, umat Islam juga dapat memanjatkan doa sesuai kebutuhan masing-masing. Berikut contoh doa memohon ampunan dan keberkahan:  “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Hari Arafah bukan hanya tentang ritual ibadah, tetapi juga momentum memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Dengan memperbanyak doa, dzikir, dan amal saleh, umat Islam berharap mendapatkan ampunan serta keberkahan hidup.

Karena itu, jangan lewatkan Hari Arafah dengan hal-hal yang sia-sia. Gunakan kesempatan istimewa ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon segala kebaikan bagi dunia maupun akhirat.

Editor : Viona Rj
#hari arafah #idul adha