Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Tips Mengolah Daging Kurban Agar Empuk dan Tidak Bau

Viona Rj • Rabu, 27 Mei 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi sedang memasak daging (AI/Halojember)
Ilustrasi sedang memasak daging (AI/Halojember)

 

HALOJEMBER- Momen Idul Adha identik dengan pembagian daging kurban. Namun, tidak sedikit orang yang masih bingung mengolah daging sapi maupun kambing agar hasil masakan empuk dan tidak menimbulkan bau prengus. Jika pengolahannya kurang tepat, daging bisa terasa alot dan aroma khasnya cukup mengganggu selera makan.

Agar hasil masakan lebih lezat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat mengolah daging kurban.

1. Jangan Langsung Mencuci Daging

Banyak orang terbiasa langsung mencuci daging setelah diterima. Padahal, mencuci daging sebelum disimpan justru bisa membuat bakteri lebih mudah berkembang dan mempercepat pembusukan.

Sebaiknya daging langsung dipotong sesuai kebutuhan lalu disimpan dalam wadah tertutup di kulkas atau freezer. Daging cukup dicuci sesaat sebelum dimasak.

2. Buang Lemak Berlebih

Lemak berlebih pada daging, terutama daging kambing, sering menjadi sumber aroma prengus. Karena itu, pisahkan bagian lemak yang terlalu banyak sebelum dimasak. Meski begitu, sisakan sedikit lemak agar rasa masakan tetap gurih dan nikmat.

3. Gunakan Jeruk Nipis atau Lemon

Jeruk nipis dan lemon cukup efektif membantu mengurangi bau amis atau prengus pada daging. Caranya, lumuri daging menggunakan perasan jeruk nipis lalu diamkan sekitar 15–30 menit sebelum dimasak. Selain membantu mengurangi bau, cara ini juga membuat rasa daging lebih segar.

4. Manfaatkan Rempah-rempah

Indonesia kaya akan rempah yang dapat membantu menghilangkan bau daging sekaligus memperkaya cita rasa masakan. Beberapa rempah yang sering digunakan antara lain:

Rempah-rempah tersebut mampu menyamarkan aroma prengus dan membuat masakan lebih harum.

5. Gunakan Nanas atau Daun Pepaya

Untuk membuat daging lebih empuk, banyak orang menggunakan parutan nanas atau daun pepaya.

Nanas mengandung enzim bromelain yang dapat membantu melunakkan serat daging. Cukup lumuri daging dengan parutan nanas selama 10–15 menit agar teksturnya lebih empuk.

Sementara itu, daun pepaya bisa digunakan dengan cara membungkus daging selama sekitar 30 menit sebelum dimasak. Namun, jangan terlalu lama karena daging bisa menjadi terlalu lembek.

6. Potong Daging Melawan Serat

Cara memotong daging ternyata sangat berpengaruh pada teksturnya. Potonglah daging melawan arah serat agar hasilnya lebih mudah dikunyah dan tidak alot saat dimasak. Teknik ini sangat cocok digunakan untuk sate, rendang, maupun tongseng.

7. Masak dengan Api Kecil

Memasak daging menggunakan api besar memang lebih cepat, tetapi bisa membuat bagian luar matang sementara bagian dalam masih keras.

Agar daging empuk sempurna, gunakan api kecil dan masak perlahan. Teknik slow cooking membantu serat daging menjadi lebih lunak dan bumbu lebih meresap.

8. Jangan Terlalu Sering Diaduk

Saat memasak gulai, rendang, atau semur, hindari terlalu sering mengaduk daging karena bisa membuat tekstur daging hancur tetapi tetap keras di bagian seratnya. Aduk secukupnya agar bumbu merata dan santan tidak pecah.

9. Rebus dengan Teknik yang Tepat

Untuk menghemat gas sekaligus membuat daging empuk, bisa menggunakan teknik rebus 5-30-7. Caranya: Rebus daging selama 5 menit kemudian matikan api dan diamkan dalam panci tertutup selama 30 menit. Rebus kembali selama 7 menit. Teknik ini membantu daging menjadi lebih empuk tanpa dimasak terlalu lama.

10. Pilih Olahan yang Tepat

Tidak semua bagian daging cocok untuk semua masakan. Bagian paha cocok untuk rendang dan semur karena memiliki serat padat. Sedangkan bagian has dalam lebih cocok untuk sate atau steak karena lebih empuk.

Memilih jenis olahan sesuai bagian daging akan membuat hasil masakan lebih maksimal.

Dengan pengolahan yang tepat, daging kurban bisa menjadi sajian lezat, empuk, dan bebas bau prengus. Selain menambah selera makan, teknik memasak yang benar juga membuat nutrisi daging tetap terjaga dan lebih nikmat disantap bersama keluarga saat Idul Adha.

Editor : Viona Rj
#olahan daging kurban #idul adha