Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Bukan Kebetulan, Ini Alasan Lebaran Sering Jadi Momen Reuni dengan Teman Lama

Yulio Faruq Akhmadi • Kamis, 26 Maret 2026 | 04:00 WIB
Ilustrasi reuni dan bercengkrama dengan teman (istimewa)
Ilustrasi reuni dan bercengkrama dengan teman (istimewa)

HALOJEMBER – Lebaran tidak hanya menjadi momen berkumpul bersama keluarga, tetapi juga sering dimanfaatkan sebagai ajang bertemu kembali dengan teman lama.

 Mulai dari teman sekolah hingga rekan kerja, momen ini kerap menghadirkan nostalgia.

Tidak jarang, rencana pertemuan yang tertunda selama bertahun-tahun akhirnya terwujud saat Lebaran.

Waktu libur yang panjang menjadi kesempatan langka untuk saling bertemu.

Sosiolog, Ahmad Fauzi menjelaskan bahwa fenomena ini berkaitan dengan mobilitas masyarakat. Banyak orang merantau untuk bekerja atau belajar, sehingga jarang memiliki waktu untuk kembali ke kampung halaman.

“Lebaran menjadi satu-satunya waktu di mana banyak orang pulang secara bersamaan,” jelasnya.

Momentum ini menciptakan peluang besar untuk bertemu kembali dengan teman-teman lama.

Selain itu, suasana Lebaran yang identik dengan kebersamaan membuat orang lebih terbuka untuk bersosialisasi.

Menurutnya, reuni saat Lebaran juga memiliki nilai emosional yang kuat.

Pertemuan tersebut sering kali diisi dengan cerita masa lalu, berbagi pengalaman, hingga memperbarui hubungan yang sempat terputus.

“Ini bukan sekadar kumpul, tapi juga memperbarui ikatan sosial,” ujarnya.

Di sisi lain, perkembangan teknologi juga mempermudah koordinasi antar teman. Grup media sosial memudahkan perencanaan pertemuan dalam waktu singkat.

Namun ia mengingatkan agar momen reuni tidak berubah menjadi ajang pamer pencapaian. Fokus utama seharusnya tetap pada kebersamaan dan silaturahmi.

“Kalau sudah jadi ajang membandingkan, maknanya bisa hilang,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Lebaran memberikan ruang untuk memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang.

“Ini kesempatan yang jarang datang, jadi sebaiknya dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya.(yul)

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
#reuni #Lebarab