Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Stella Christie, Calon Menteri Kabinet Prabowo-Gibran yang Jadi Guru Besar Tsinghua University

Halo Jember • Jumat, 18 Oktober 2024 | 19:00 WIB

 

Stella Christie (Website: tsinghua)
Stella Christie (Website: tsinghua)

HALOJEMBER – Seorang akademisi berprestasi bernama Stella Christie muncul diantara daftar nama politikus, pebisnis, hingga musisi yang dipertimbangkan sebagai calon menteri dan wakil menteri pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Kehadiran Stella menambah deretan calon menteri perempuan yang digadang-gadang akan mengisi kursi kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran.

Sebelumnya, beberapa tokoh perempuan yang sudah dipanggil oleh Prabowo antara lain Sri Mulyani, Veronica Tan, Meutya Hafid, Ribka Haluk, Widiyanti Putri Wardhana, dan Arifatul Choiri Fauzi.

Stella Christie, perempuan kelahiran Medan, 11 Januari 1979, mencuri perhatian publik karena latar belakang pendidikan dan pengalamannya yang luar biasa di bidang ilmu kognitif dan artificial intelligence (AI).

BACA JUGA: Veronica Tan: Jejak dan Visi Calon Menteri di Era Prabowo-Gibran

Usai menemui Prabowo, Stella memperkenalkan dirinya di depan awak media. Stella menjelaskan bahwa dirinya merupakan profesor di bidang cognitive science di Tsinghua University, Beijing, China.

“Saya Profesor Stella Christie PhD. Saya adalah dari akademisi, saya adalah profesor, guru besar dan researcher di Tsinghua University, Beijing, China. tentu saja saya orang Indonesia asli.” ujarnya kepada awak media

Stella menyelesaikan studi S1 di Universitas Harvard dan melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Northwestern University.

Karier akademisnya pun terus menanjak, dia juga pernah menjadi guru besar di Swarthmore College, Pennsylvania, Amerika Serikat dari 2012 hingga 2018.

BACA JUGA: Susun Posisi Menteri dalam Kabinet, Prabowo Undang Tokoh Unggulan di Kertanegara

Pada 2018, Stella mendapatkan posisi sebagai Guru Besar tetap di Universitas Tsinghua, China, yang masih ia pegang hingga kini.

Saat ini, Stella juga menjabat sebagai Ketua Riset di Laboratorium Otak dan Kecerdasan serta Direktur Pusat Kognisi Anak di Universitas Tsinghua.

Ia dikenal ahli dalam bidang ilmu kognitif, dengan fokus pada proses berpikir otak dan AI.

Publikasinya telah menghiasi jurnal internasional bergengsi, termasuk Journal of Cognition and Development, yang memberinya penghargaan artikel terbaik pada 2010. Hingga kini, Stella telah menerbitkan 21 jurnal internasional dan dua buku pada 2022.

Tidak hanya di dunia internasional, Stella juga aktif berkontribusi di Indonesia. Pada 2020, ia menjadi pembicara di dua acara Kemendikbudristek, salah satunya bertajuk Creating Ecosystem for Creativity in Higher Education.

Kehadirannya di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Selasa (15/10), menjadi sorotan, mengingat Stella belum pernah terdengar di kancah politik tanah air.

BACA JUGA: Jelang Pelantikan Presiden Prabowo : MPR Adakan Briefing dan Peninjauan Lokasi

Meski belum ada konfirmasi resmi, spekulasi menyebutkan bahwa Stella berpotensi menempati posisi strategis di Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.

Dengan keahlian yang interdisipliner, ia diharapkan membawa perspektif baru dalam upaya memajukan pendidikan dan riset di Indonesia di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran.

Stella sendiri belum memberikan kepastian soal posisi yang akan diembannya. Ia hanya menyebut akan membantu Prabowo mengembangkan Indonesia sesuai dengan keilmuannya.

Penulis: Audya Amalia Mufida

Editor : Halo Jember
#kabinet Prabowo Gibran