Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Antrean Mengular di SPBU, Bupati Jember Gus Fawait: Jangan Panik, Stok BBM Melimpah

Sidkin • Jumat, 6 Maret 2026 | 06:30 WIB

Rapat koordinasi melalui daring menanggapi fenomenal antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Gus Fawait: Jangan Panik, Stok BBM Melimpah.
Rapat koordinasi melalui daring menanggapi fenomenal antrean BBM di SPBU, Bupati Jember Gus Fawait: Jangan Panik, Stok BBM Melimpah.

JEMBER, Halojember – Fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember belakangan ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait langsung memimpin rapat koordinasi (rakor) darurat, Kamis malam (5/3/2026).

Meski baru landing di Surabaya seusai ibadah umrah, Gus Fawait, sapaan akrab bupati langsung rakor secara daring.

Rakor ini diikuti oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Akhmad Helmi Luqman, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember Regar Jeane Delean Nangka, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Perdagangan (DKUKMP) Jember Sartini.

Serta dihadiri Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Jember Andi Reza dan Ketua DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bum (Hiswana Migas) Besuki Raya Ikbal Wilda Fardana melalui daring.

Bupati memastikan kondisi pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman dan tidak mengalami kelangkaan.

Pernyataan itu disampaikan setelah pemerintah daerah menerima penjelasan dari pihak Pertamina dan Hiswana Migas terkait situasi distribusi BBM.

Antrean yang terjadi di beberapa SPBU disebut lebih dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap isu kelangkaan BBM yang beredar.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, dari data yang disampaikan oleh SBM Pertamina Patra Niaga Jember serta DPC Hiswana Migas Besuki Raya, stok BBM di Kabupaten Jember masih dalam kondisi cukup bahkan melimpah.

“Kami menyadari kondisi dunia saat ini sedang tidak stabil dengan adanya konflik di Timur Tengah yang berdampak pada jalur distribusi internasional. Namun, berdasarkan data yang kami terima, stok BBM di Kabupaten Jember aman dan bahkan melimpah,” ujarnya melalui pernyataan resmi secara daring, Kamis malam (5/3/2026).

Menurut Fawait, antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU lebih disebabkan adanya kekhawatiran masyarakat yang kemudian memicu pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.

Baca Juga: Awas Jangan Panic Buying BBM, Hiswana Migas Ingatkan Risikonya!

Karena itu, pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing kabar yang belum tentu benar.

Ia meminta warga tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panic buying, dan memanfaatkan momentum Ramadan dengan kegiatan positif seperti beribadah dan tadarus,” katanya.

Fawait juga menegaskan pemerintah daerah bersama Pertamina dan Hiswana Migas terus memantau perkembangan distribusi BBM di lapangan.

Jika terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat, Pertamina disebut siap menambah pasokan agar kebutuhan tetap terpenuhi.

“Kalau nanti memang kebutuhan meningkat, Pertamina siap menambah pasokan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi saat ini berbeda dengan beberapa bulan lalu ketika sempat terjadi keterbatasan BBM di Jember.

Saat itu, pasokan sempat terganggu karena faktor cuaca dan proyek pembangunan infrastruktur yang memengaruhi jalur distribusi.

Sementara saat ini, lanjut Fawait, distribusi BBM berjalan normal sehingga masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.

Pemerintah Kabupaten Jember berharap dengan penjelasan tersebut masyarakat tidak lagi khawatir dan aktivitas di SPBU kembali normal dalam beberapa waktu ke depan.*

Editor : Sidkin