Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Waspada! Ini Titik Black Spot Rawan Kecelakaan di Jember, Perbatasan Jember Banyuwangi, Lumajang, dan Bondowoso

Hariri HJ • Senin, 16 Maret 2026 | 15:39 WIB
Jalan Gunung Gumitir dikenal rawan kecelakaan. Kondisi jalannya banyak tikungan, turunan dan tanjangan, serta di samping kanan kiri tebing dan jurang. (JUMAI/RADAR JEMBER)
Jalan Gunung Gumitir dikenal rawan kecelakaan. Kondisi jalannya banyak tikungan, turunan dan tanjangan, serta di samping kanan kiri tebing dan jurang. (JUMAI/RADAR JEMBER)

HaloJember – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember kembali mengeluarkan peringatan dini bagi para pengguna jalan yang melintasi wilayah Kabupaten Jember.

Berdasarkan data awal tahun 2026, tercatat angka kecelakaan lalu lintas masih cukup tinggi, dengan beberapa wilayah perbatasan (Banyuwangi, Lumajang, dan Bondowoso) menjadi atensi khusus karena minimnya penerangan, jalan yang menikung, dan kerawanan teknis kendaraan.

Kepada awak media, pihak kepolisian memetakan beberapa jalur "Black Spot" atau area rawan kecelakaan yang wajib diwaspadai:

Baca Juga: Jalur Pegunungan Rawan Kecelakaan Jawa Timur, Surabaya-Situbondo-Jember-Banyuwangi-Bali, Waspada Jalur Mudik Lebaran 2026

1. Jalur Gunung Gumitir (Perbatasan Jember - Banyuwangi)

Jalur utama yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi di Kecamatan Silo ini masih menjadi lokasi rawan kecelakaan, khususnya bagi kendaraan berat.

Karakteristik jalan ini tikungannya tajam, turunan/tanjakan panjang dan sempit.

Di lokasi ini juga rawan kecelakaan beruntun sering terjadi, terutama rem blong pada truk tronton. Kendaraan yang mudik pun, bisa mengalami potensi kecelakaan apabila lalai dan kurang hati-hati.

Baca Juga: Jalur Pegunungan Rawan Kecelakaan Jawa Barat – Jawa Tengah, Waspada Jalur Mudik Lebaran 2026

Kasus kecelakaan cukup besar terjadi pada awal Maret 2026, truk bermuatan kayu terguling di Curahdamar, dan sebelumnya terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan truk triplek dan minibus di KM 37 Tikungan Baho.

Di jalan ini, pemudik harus waspada saat hujan karena jalan licin dan potensi longsor maupun pohon tumbang.

2. Jalur Bangsalsari - Tanggul (Perbatasan Jember - Lumajang)

Jalur poros barat Jember-Lumajang di Kecamatan Bangsalsari menempati peringkat atas rawan kecelakaan, terutama karena volume kendaraan yang tinggi dan kecepatan kendaraan yang melintas cukup tinggi.

Karakteristik di jalan ini kondisi jalannya lurus namun sempit, sering terjadi aktivitas masyarakat di pinggir jalan.

Kasus kecelakaan yang yang pernah terjadi yakni kecelakaan truk bermuatan minuman ringan terjadi di dekat Auto 2000 Langkap, Bangsalsari, pada Februari 2026.

Baca Juga: Detik-detik Ibu Terhindar dari Kecelakaan Maut Terekam CCTV, Warganet Sebut Mukjizat

3. Jalur Menuju Bondowoso (Utara Jember)

Jalur menuju perbatasan Bondowoso juga memerlukan kewaspadaan tinggi, terutama pada malam hari karena minimnya penerangan jalan.

Karakteristik di jalan ini cukup berkelok, minim rambu, dan penerangan terbatas.

Satlantas Polres Jember menekankan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum melintas, terutama rem untuk jalur Gumitir.

Pelanggaran lalu lintas seperti mendahului di tikungan sering menjadi penyebab utama.

Satlantas mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya pemudik, untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, dan istirahat jika lelah.

Editor : Hariri HJ
#Titik Black Spot Rawan Kecelakaan di Jember #Perbatasan Banyuwangi Lumajang #jalur gunung gumitir #kecelakaan