Halo Jember – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan karateka World Karate Organization (WKO) Shinkyokushinkai Cabang Jember.
Sebanyak 12 atlet yang diterjunkan pada The 27th Indonesia Open & 3rd Indonesia Junior Championship di Graha STIESIA Surabaya, 26–28 Juni, sukses membawa pulang 10 piala. Rinciannya, tiga gelar juara pertama, dua juara kedua, dan lima juara ketiga dari berbagai kelas pertandingan.
Tiga gelar juara pertama dipersembahkan Bryan Dominic pada nomor kumite junior putra 13 tahun di atas 50 kilogram, Kezia Setiabudi di kelas kumite junior putri 15 tahun di atas 45 kilogram, serta Sekar Manasikana pada nomor kumite junior putri di bawah 11 tahun. Ketiganya tampil konsisten hingga menutup pertandingan dengan kemenangan di partai final.
Kontingen Jember juga meraih dua piala juara kedua melalui Muhammad Farhan pada nomor kumite dewasa putra di bawah 80 kilogram dan Kaori Setiabudi di nomor kumite junior putri 17 tahun di bawah 60 kilogram.
Farhan harus mengakui keunggulan karateka Madiun, Julius Bimo, pada partai final. Sedangkan Kaori finis sebagai runner-up setelah bertanding melawan Wong Josephine asal Salatiga.
Lima piala juara ketiga disumbangkan Vincent Claresta pada nomor kumite junior putra 15 tahun di atas 60 kilogram, Mario Ozora pada kelas kumite junior putra 13 tahun di atas 50 kilogram, Cyreen Jocelyn di nomor kumite junior putri 15 tahun di atas 45 kilogram, serta Leonard Josevan yang berhasil naik podium pada dua nomor sekaligus, yakni kumite junior putra di bawah 11 tahun dan kata putra usia 11 tahun ke bawah.
Pelatih WKO Shinkyokushinkai Cabang Jember Sensei Darmawan Setiabudi mengaku bersyukur atas capaian anak didiknya.
Menurutnya, persaingan pada kejuaraan tersebut berlangsung ketat karena diikuti 151 karateka dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, hingga Mataram.
"Hasil ini patut kami syukuri. Anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya meski harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah. Prestasi ini merupakan buah dari latihan rutin, disiplin, dan kerja keras mereka selama ini," ujarnya.
Darmawan mengatakan, kejuaraan nasional seperti Indonesia Open menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah jam terbang atlet. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pembinaan agar para karateka Jember mampu menjaga konsistensi prestasi pada berbagai kejuaraan berikutnya.
"Target kami bukan hanya meraih juara, tetapi juga membentuk mental bertanding dan menambah pengalaman. Kami berharap hasil ini menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berkembang dan membawa nama Jember di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya.(yul)
Editor : Yulio Faruq Akhmadi