Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Menyusuri Keindahan dan Misteri Danau Taman Hidup Argopuro: Surga Tersembunyi di Balik Kabut Pegunungan Hyang

Dwi Siswanto • Sabtu, 15 November 2025 | 00:45 WIB
Menyusuri Keindahan dan Misteri Danau Taman Hidup Argopuro: Surga Tersembunyi di Balik Kabut Pegunungan Hyang
Menyusuri Keindahan dan Misteri Danau Taman Hidup Argopuro: Surga Tersembunyi di Balik Kabut Pegunungan Hyang

Halo Jember - Taman Hidup Argopuro adalah area terbuka yang memiliki danau alami dan terletak di jalur pendakian Gunung Argopuro, tepatnya di Dusun Selatan, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

Gunung Argopuro sendiri merupakan bagian dari Pegunungan Hyang dengan ketinggian mencapai 3.088 meter di atas permukaan laut.

Gunung ini membentang di empat kabupaten di Jawa Timur, salah satunya Probolinggo, dan dikenal sebagai gunung dengan jalur pendakian terpanjang di Pulau Jawa, yakni sekitar 50 kilometer yang memerlukan waktu sekitar lima hingga enam hari untuk menelusurinya.


Danau Taman Hidup terletak di lereng barat Gunung Argopuro dan menjadi salah satu ikon khas pendakian gunung ini.

Di sekitar danau terdapat dermaga kayu tua yang menambah daya tariknya, terutama saat kabut turun dan menciptakan suasana mistis. Jalur pendakian menuju danau ini biasanya ditempuh melalui rute Bremi.

Sesampainya di sana, pendaki akan disambut udara sejuk dan pemandangan berkabut yang menenangkan. Tempat ini kerap dijadikan lokasi beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak.


Namun, Danau Taman Hidup juga dikenal dengan kisah mistis yang menyelimutinya. Masyarakat percaya bahwa Gunung Argopuro dijaga oleh sosok gaib bernama Dewi Rengganis.

Para pendaki diimbau untuk selalu menjaga sikap dan ucapan selama berada di kawasan ini.

Konon, pelanggaran terhadap norma kesopanan dapat memicu turunnya kabut tebal dan badai sebagai tanda kemarahan Sang Dewi.

Beberapa cerita bahkan menyebutkan bahwa pendaki yang terkena murkanya bisa tersesat dan tidak menemukan jalan keluar dari gunung.


Di puncak Rengganis terdapat makam serta reruntuhan bangunan kuno yang diperkirakan berasal dari abad ke-12 Masehi, yang dipercaya sebagai peninggalan kerajaan Dewi Rengganis.

Legenda juga menyebut bahwa Dewi Rengganis dan para dayangnya sering menggoda pendaki agar terjun ke danau pada malam hari.

Karena itu, pengunjung disarankan untuk tidak mendekati danau setelah matahari terbenam dan mendirikan tenda di area padang ilalang yang berjarak cukup jauh dari air danau.


Untuk mencapai Danau Taman Hidup, pendaki perlu menempuh jarak sekitar 47 kilometer dari pusat Kota Probolinggo, dengan waktu perjalanan sekitar satu setengah jam menuju pos Bremi.

Dari pos penjagaan Bremi, perjalanan dilanjutkan dengan pendakian selama kurang lebih enam jam untuk tiba di kawasan danau yang menawan ini.


Penulis: Agil Prasetyo

Editor : Dwi Siswanto
#taman hidup #jawa timur #ketinggian #pegunungan #Argopuro #kabupaten Probolinggo