Wong Cilik, Puisi Karya Syariful Hidayat

Sidkin • Dipublikasikan Selasa, 30 Juni 2026 | 10:00 WIB
Puisi Wong Cilik. (TRI JOKO S/AI/HALOJEMBER)
Puisi Wong Cilik. (TRI JOKO S/AI/HALOJEMBER)

 

WONG CILIK

 

Adalah akar yang memeluk bumi
Tak terlihat namun tetap tegar
Tanpanya pohon peradaban bisa rebah
Karena langkah-langkahnya menanam harapan indah

Wong cilik
Doamu didengar langit
Keringatmu diterima bumi
Ketulusan dan kesederhanaan
Senjata yang mematikan

Wong cilik
Hanya desir angin
Pemberi napas ladang, pasar, dan pelabuhan
Hingga muncul peradaban dan kebiasaan
Walau kerap dilupakan

Wong cilik
Selalu tumbuh
dari peluh yang tak mengeluh
dari harapan yang selalu menghujam
walau masa berkali-kali
mengajarkan kehilangan

 

Karya: SYARIFUL HIDAYAT, Pendidik di SMK IBU Pakusari Jember dan Ketua LESBUMI di MWCNU Sumbersari, Jember.

 

 

       
 
 
   

 

Editor : Sidkin
Puisi Radar Jember wong cilik ladang pohon peradaban