Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Sudut Pasar, Puisi Karya Muhammad Taofik

I
Penulis: Imron Hidayatullah❯
(Maulana Ijal/AI/Radar Jember)
(Maulana Ijal/AI/Radar Jember)

Advertisement

Di sudut pasar
suara-suara saling bertukar tempat.
Uang berpindah tangan,
kabar berpindah mulut.

Satu timbangan naik,
yang lain turun.
Beberapa wajah pulang
membawa kantong yang sama
dengan isi yang berbeda.

Menjelang sore,
pasar mulai merapikan dirinya.
Hanya suara tawar-menawar
yang entah tertinggal
di mana.

Advertisement

 

Karya Muhammad Taofik
(Mahasiswa Sejarah UIN KHAS Jember asal Probolinggo)

Advertisement
Editor : Imron Hidayatullah

Artikel Terkait

Nyanyian Hujan, Puisi Karya Syariful Hidayat

Nyanyian Hujan, Puisi Karya Syariful Hidayat

Tik..tik..tik.. Nyanyian hujan rintik Tik..tik..tik.. Gerimis menari atap berisik Kadang tak pernah serius turun Namun, bahagia karena dinginnya Kadang cuma lewat, tapi menghapus kerinduan yang lama

Tanah Haram, Puisi Karya Frenki Adi

Tanah Haram, Puisi Karya Frenki Adi

Fajar menyingsing di langit Tanah Haram. Ribuan manusia datang membawa masa lalu, menumpahkan penyesalan di hadapan Tuhan yang tak pernah menutup pintu ampunan.

Pena di Sisi Tidur, Puisi Karya Muhammad Taofik

Pena di Sisi Tidur, Puisi Karya Muhammad Taofik

Pena di Sisi Tidur. Malam menyisakan satu halaman yang belum juga selesai. Pena tergeletak di samping kepala, seperti seseorang yang lupa pulang. Aku tidur sebentar, sementara beberapa kata masih

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer