Sebelum Menjadi Asap, Puisi Karya Muhammad Taofik

Sidkin • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi puisi. (Sidkin/AI/Halojember)
Ilustrasi puisi. (Sidkin/AI/Halojember)

 

Sebelum Menjadi Asap

Daun-daun itu digantung matahari.
Pelan-pelan hijau meninggalkan tubuhnya,
menjadi warna yang lebih tua, lebih ringan,
lebih dekat dengan debu.

Tak ada yang menyebut proses itu sebagai kematian.
Orang-orang menyebutnya pengeringan.
Di meja linting, sehelai daun dipertemukan dengan api.
Ia terbakar agar sesuatu yang lain bisa menyala.

Hidup memang sering begitu.
Kita baru dianggap berguna 
setelah sebagian diri habis menjadi milik orang lain.

 

Karya Muhammad Taofik, Mahasiswa Sejarah UIN KHAS Jember asal Probolinggo.

Editor : Sidkin
daun pengeringan linting api asap